Ini Dia yang Jadi Fokus MatahariMall

, 28 Juni 2016 Admin
Ini

TOP CAREER – Persaingan e-commerce yang kian menggila membuat MatahariMall terus berbenah. Kendati datang sebagai pemain baru, MatahariMall mengklaim siap bertarung habis-habisan dengan amunisi yang dimiliki.

Sebagai e-commerce yang berdiri September 2015, MatahariMall menyadari dan percaya bahwa karyawan merupakan aspek terpenting dalam menjalankan sebuah bisnis. Karenanya dalam pengembangan SDM, MatahariMall tak mau main-main. Bukti kepedulian terhadap karyawan, salah satunya diwujudkan melalui kantor.

Ini Dia yang Jadi Fokus MatahariMall

“MatahariMall memiliki visi untuk menjadi perusahaan e-commerce nomor satu di Indonesia. Visi tersebut hanya dapat diwujudkan kalau MatahariMall dapat mendorong talenta-talenta terbaik Indonesia untuk bergabung dan bekerja dengan nyaman dan kerasan seperti di rumah. Oleh karena itu, kami menyebut kantor kami ini sebagai hoMMe,” ujar CEO MatahariMall Hadi Wenas kepada TopCareer.id.

(Baca juga : Profesi langka peracik minuman di Indonesia. Berani coba enggak?)

Kantor MatahariMall di desain dengan tiga budaya utama MatahariMall yaitu Bold, Fast, dan Fun. Secara keseluruhan, kantor MatahariMall didominasi empat warna utama yang mewakili empat dunia yang berbeda. Warna merah menandakan gunung berapi, hijau menandakan hutan, biru menandakan lautan dalam, dan kuning menandakan kota di atas awan.

“Kalau tidak nyaman dikantor, orang akan ingin cepat pulang. Kalau sudah ingin cepat pulang orientasinya kan rumah. Makanya kami mau bikin ini nyaman, sebagai rumah kedua untuk familia, sebutan karyawan MatahariMall,” kata Wenas.  

MatahariMall mengaku tidak fokus terhadap jumlah familia, tetapi lebih kepada produktivitas. “Kalau fokusnya jumlah tapi order-nya tidak sampai, pasti akan ada cut back. Saya tidak suka seperti itu. Lebih baik kami membuat planning sebelum merekrut orang lagi.”

Ini Dia yang Jadi Fokus MatahariMall"Kami lebih memilih membuat orang lebih bekerja keras. Jadi tidak segampang itu nambah-nambah terus nanti cut orang. Kami lebih prefer orang yang ada let say let work together more hours,” lanjutnya.

Sebagai e-commerce lokal, MatahariMall mengutamakan merekrut karyawan lokal. Mayoritas familia saat ini 99 persennya adalah orang Indonesia dan kurang dari 0,5 persen adalah pekerja asing.

“Bukan kami tidak merekrut orang asing. Disini ada orang Amerika, India, Singapura, Iran, dan lain-lain. Tetapi kami memperlakukan karyawan asing seperti karyawan lokal. Ada perusahaan yang membedakan karyawan asingnya, tapi kami perusahaan lokal percaya pada local talent. Kami tidak memberikan perlakuan khusus.”

Disinggung mengenai bonus yang diberikan kepada familia, Wenas mengungkapkan bahwa MatahariMall tidak terlalu fokus terhadap hal tersebut. “Itu tidak ada habisnya. Jadi apa yang kami fokuskan adalah kultur kami,” kata Wenas. (TC)