Zomato, Always 1 Percent Done

Selasa, 01 November 2016 Admin
Zomato,

TOPCAREER.ID - Zomato merupakan layanan directory lokasi tempat makan yang berpusat di New Delhi, India. Saat ini Zomato telah ada di 22 negara, menjangkau lebih dari 10.000 kota dengan jutaan listing restoran yang bisa dipastikan akurasinya. Mari intip dapur Zomato di Indonesia dalam mengelola karyawan dan bisnisnya.

Pertama kali hadir di New Delhi, Zomato adalah jawaban dari kebutuhan Deepinder Goyal, Founder Zomato bersama rekannya Pankaj Chaddah, Co-Founder Zomato. Contry Manager Zomato Indonesia, Djunadi Satrio mengatakan kehadiran Zomato merupakan bisnis yang diawali akan kebutuhan mereka yang ingin mendapatkan kemudahan dalam mendapatkan makanan.

“Mereka (Deepinder dan Pankaj) tadinya bekerja di perusahaan consulting. Idenya sederhana, karena mereka sibuk sekali dan mereka kesusahan cari tempat untuk order makanan, mau keluar juga butuh waktu diperjalanan dan cari restoran. Hingga akhirnya mereka membuat katalog yang berisi daftar resto dan menunya kemudian dimasukkan kedalam intranet perusahaan,” ujar Djun, sapaan akrab Djunadi Satrio kepada TopCareer.id.

Banyaknya orang yang menggunakan fasilitas tersebutlah yang akhirnya membawa ide simple atas kebutuhan perut itu dikomersilkan ke publik. Sebelumnya layanan directory ini bernama Foodiebay yang kemudian berganti nama menjadi Zomato. Nama Zomato sendiri tak memiliki arti khusus, Djun mengatakan bahwa pemberian nama tersebut adalah atas dasar keputusan bersama.

“Zomato itu tidak ada artinya. Itu dihasilkan dari diskusi-diskusi dimeja makan, ya sudah kami namain Zomato with Z. Kayaknya keren juga. Akhirnya kami pakai nama itu,” kata Djun.

Di Indonesia, Zomato telah ada sejak November 2013 lalu dimulai dengan 12.000 daftar restoran di Jakarta. Kini Zomato telah menjangkau Jabodetabek dan Bali. Rencananya Zomato akan terus memperluas jangkauannya dibanyak kota besar di Indonesia dengan listing yang akurat.

Rencana memperluas jangkauan wilayah pun tak sembarangan. Djun mengatakan untuk mengklaim suatu wilayah telah terjangkau Zomato mereka harus memiliki 90% data restoran dalam kota tersebut.

“Kami sendiri punya policy kalau belum mencapai diatas 90 persen kami tidak akan