Hitungan Bayaran Serta Alur Acting Coach Dapat Kerjaan

Senin, 14 November 2016 Admin
Hitungan

TOP CAREER – Dalam dunia film, ada satu profesi menarik berlabel acting coach. Pada dasarnya ia bertugas membantu aktor untuk siap bekerja dengan sutradara dan tim kreatif lainnya dalam produksi sebuah film. Tapi tahukah kamu bagaimana alur seorang action coach dalam mendapatkan satu tugas serta hitung-hitungan bayarannya.

Adjie NA, salah satu acting coach kawakan di Indonesia, menuturkan bahwa alur proses dirinya mendapatkan tugas biasanya langsung berasal dari produser atau director. Bahkan kepada TopCareer.id, ia mengungkapkan tawaran kerja juga terkadang datang dari pemain maupun kru.

“Tapi biasanya kalau sudah di calling, pasti gue minta ketemu sama director, produser, dan penulis. Tapi paling penting sih director karena secara hierarki dia itu jenderal gue.  Jadi gue perlu ngobrol tentang konsep filmnya seperti apa, referensinya apa, musiknya apa, dan lain sebagainya,” ujar Adjie yang berkarier sebagai acting coach sejak 2004.

(Baca juga : Profesi langka peracik minuman di Indonesia. Berani coba enggak?

Lantas bagaimana hitung-hitungan standar bayaran acting coach di Indonesia. Menanggapi hal tersebut Adjie berujar, “Kalau sistem bayarannya, gue terapin per datang atau paket juga bisa. Kalau masalah nominal, gue mematok untuk asisten-asisten gue yang bisa dibilang awal ya gue ngasih harga seperti peraturan pemerintah yakni UMP. Cuma kalau nanti skill-nya sudah bagus baru masuk itung-itungan man power, skill.”

Selama berkarier, Adjie sudah terlibat dalam 100 produksi film. Kendati perannya tidak bisa dianggap remeh, penghargaan atau pengakuan publik terhadap acting coach di Indonesia masih minim.

(Baca juga : Citilink kelola pekerja dan bisnis pakai cara keren kaya gini…)

Akan tetapi Adjie mengaku tak ambil pusing akan pengakuan tersebut. Baginya, prestasi tertinggi adalah ketika aktor yang dilatihnya mendapatkan pengakuan dari publik. “Prestasi buat gue itu adalah saat pemain gue dipuji atau diakui baik secara piala maupun secara omongan. Buat pekerjaan-pekerjaan seperti gue ini, bukan hal penting untuk dapat popular di publik. Yang penting adalah bagaimana gue bisa popular dikalangan produser, sutradara, dan aktor, karena mereka yang akan bayar gue.”  

Saat ditanya apakah profesi acting coach hanya terdapat didunia seni, Adjie menjawab, “Karena dunia seni peran atau acting itu sebenarnya bisa digunakan untuk karakterisasi. Bagus untuk ngebangun karakter dan menguatkan karakter. Jadi sebenarnya bisa saja digunakan di bidang lain selain entertainment.” (TC)