Ungkap Rahasia Jobstreet dan JobsDB dari Petingginya

Selasa, 02 Mei 2017 admin
Ungkap

TOP CAREER – Martin Hayden, Chief Commercial Officer (CCO) SEEK Asia membongkar rahasia Jobstreet dan JobsDB secara eksklusif kepada TopCareer.id. Bagi yang belum familiar, SEEK Asia merupakan induk dari dua raksasa portal pencarian kerja yang sudah tersebar di beberapa negara di Asia. Berikut petikan wawancaranya.

(Baca juga : Langkah Manajemen Organic Record dalam memasarkan artisnya, bisa ditiru nih)

Menurut SEEK Asia, bagaimana tren ketenagakerjaan global saat ini dan kedepannya?

Kami melihat bahwa fokus tenaga kerja telah beralih dari kandidat yang hanya peduli dengan gaji ke peluang pengembangan kariernya. Pencari kerja juga mulai memperhitungkan faktor keseimbangan kehidupan kerja dan budaya perusahaan.

Tren ini lazim meskipun terjadi perlambatan ekonomi global. Banyak peran di industry yang semakin diminati dalam keterampilan khusus seperti bidang ilmu pengetahuan, teknologi, teknik, dan matematika. Perusahaan juga semakin banyak mencari para profesional dengan latar kemampuan di bidang tersebut untuk mendorong bisnis mereka.

(Baca juga : Mengenal lebih dekat sosok Hayden, petingginya Jobstreet dan JobsDB)

Meningkatnya penetrasi internet juga telah memberi kekuatan pada pasar tenaga kerja untuk terus berubah membawa pada pertumbuhan ekonomi. Perubahan social yang didorong oleh ekonomi telah menunjukkan focus kandidat beralih dari yang hanya menghargai gaji yang tinggi dan manfaat karyawan yang besar.

(Baca juga : Profesi langka peracik minuman di Indonesia. Berani coba enggak?

Kandidat menempatkan diri mereka pada nilai lebih luas yang akan membentuk aspirasi karier pribadi mereka seperti keseimbangan kehidupan kerja, tujuan perusahaan, dan budaya tempat kerja.

Bagaimana SEEK Asia melihat kompetisi portal pencarian kerja di Indonesia?

Selama ada calon dan perekrut, pasar portal tenaga kerja tidak akan pernah berhenti umtuk kehilangan kegunaannya. Hal ini dibuktikan lagi-lagi oleh waktu. Jadi setiap kompetisi adalah persaingan yang sehat.

Kami percaya bahwa persaingan yang sehat mendorong inovasi, produk, dan layanan yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan untuk berubah dengan cepat di industri perekrutan.

Kami terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan lingkungan yang cepat. Kami telah menambahkan sebuah fitur bagi kandidat untuk meninjau perusahaan dengan lebih terbuka. Memungkin kandidat untuk mengetahui bagaimana rasanya bekerja dengan perusahaan tersebut.

Fitur ‘Tinjauan Perusahaan” ini juga memungkinkan perusahaan yang terlibat memfasilitasi adanya percakapan, perusahaan juga dapat menunjukkan proposisi nilai karyawan mereka. Intinya, persaingan membantu kami mempertahankan mentalitas kami dan melangkah ke tempat kami berada hari ini menjadi perusahaan talent sourcing Asia.

Adakah peluang bagi perusahaan lokal untuk bersaing dengan Jobstreet dan JobsDB?

Tentu saja, selama ada kandidat dan perekrut, pasar kerja tidak akan pernah berhenti kehilangan kegunaannya. Setiap kompetisi adalah persaingan yang sehat untuk terus berinovasi, mempertahankan mentalitas awal untuk terus memberikan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Tapi yang lebih penting disini adalah bahwa untuk sementara kami telah tumbuh dengan SEEK Asia, Jobstreet dan JobsDB kami telah mempertahankan akarnya di Indonesia. Kami mempekerjakan lebih dari 150 orang. Di Indonesia kami menyediakan layanan lokal yang hebat dengan pemahaman mendalam tentang pasar Indonesia.

(Baca juga : Curhatan dari pekerja media sosial Detik.com, oh ternyata...)

Banyak lowongan penipuan kerja di internet, bagaimana SEEK Asia melihat masalah ini?

Pada platform Jobstreet dan JobsDB, kami memliki kebijakan periklanan dan sponsor yang ketat. Ketika kami menemukan iklan lowongan pekerjaan yang melanggar kebijakan di platform, kami akan segera menurunkannya.

Kami selalu berusaha memastikan bahwa pekerjaan yang diiklankan adalah kesempatan kerja yang nyata. Untuk memberdayakan kandidat dengan mencari pencarian kerja online yang aman, platform kami juga menyertakan panduan dan tips melakukan pencarian pekerjaan online secara aman. Pengguna juga bisa mengingatkan kami akan kemungkinan terjadinya penipuan. Dan ini akan ditinjau untuk selanjutnya mengambil tindakan yang tepat.

Bicara tentang portal pencari kerja tentu berhubungan dengan teknologi, lantas teknologi apa yang membuat SEEK Asia unggul dengan kompetitor?

Teknologi dengan cepat mengubah industri rekrutmen. Secara tradisional pencarian pekerjaan telah berlangsung lewat koran, yang kemudian pindah melalui media online dan memasuki pasar kerja yang komprehensif. Terlepas dari pergeseran cara pencarian kerja satu hal masih tetap sama.

Tujuan kandidat untuk menemukan pekerjaan yang paling sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka. Itulah dasar mengapa SEEK Asia terus memajukan inovasi seperti dalam memanfaatkan teknologi Artificial Intellegence (AI).

Melalui merek kami, Jobstreet dan JobsDB, pencari kerja dapat memanfaatkan kelebihan AI. Pengguna mendapatkan rekomendasi dan membangun jaringan sesuai dengan profil kandidat. Kami memproyeksi pada akhir 2017, kami memiliki lebih dari 20 juta aplikasi tambahan disitus kami, berdasarkan pekerjaan yang dilakukan dengan pencocokan lewat kecerdasan buatan.

(Baca juga : Peluang besar jadi film programmer)

Industri apa yang bisa menggunakan AI dan apa keuntungan menggunakan AI untuk perusahaan dan pencari kerja?

Kecerdasan buatan atau mesin pembelajaran secara inheren dibangun didalam sistem atau platform Jobstreet dan JobsDB. Calon kandidat dan penerima kerja dari semua industri dapat memanfaatkan teknologi intelejen buatan SEEK Asia pada platform tersebut. Mesin SEEK Asia ini menggunakan analisis untuk memprediksi peluang kerja bagi kandidat yang mungkin relevan.

Hal ini memungkinkan keduanya mengirimkan iklan dan lansira lowongan kerja yang lebih relevan kepada kandidat serta membantu kandidat menemukan pekerjaan baru yang belum mereka miliki.

Bagi para penerima kerja, mesin kami ini akan meningkatkan iklan perekrutan mereka kepada kandidat. Data telah menunjukkan bahwa dari aplikasi rekomendasi lebih relevan daripada saluran lain dalam pencarian kerja yang cocok. (NL)