Mau Jadi Pramugari, Ini Cara Aman Naikkan Tinggi Badan

Minggu, 2017 adminbaru
Mau

TOP CAREER – Bagi yang berminat jadi pramugari, tinggi serta berat badan yang ideal memang menjadi ukuran standar yang wajib dimiliki. Rekrutmen pramugari tahap performance pun pasti menyoal tinggi badan. Nah, ada trik sederhana menaikkan tinggi badan sesuai standar maskapai dalam enam bulan.

Founder sekolah pramugari Metro Airline School (Metschool), Yosh R. Lukman menyampaikan bahwa di Metschool memang masih menoleransi tinggi badan 158 cm, padahal standar minimum tinggi badan pramugari untuk maskapai 160 cm. Karena menurut dia, selama di sekolah masih ada jangka waktu untuk mengejar kekurangan tinggi badan itu.

Memang, olahraga menjadi treatment yang paling baik untuk menambah tinggi badan selama umur dari kandidat masih di bawah 20 tahun. Olahraga itu di antaranya lari pagi atau jogging, kemudian berenang, serta senam.

Baca juga : (Jalur sekolah wujudkan mimpi jadi pramugari hingga 80 persen)

“Ada beberapa treatment melalui olahraga, ada yang naik 2 cm. Ada senam yang kami kasih referensinya, terus juga olahraga. Jogging pagi, tapi menghadapnya ke barat, di antara jam 7-9 pagi, sehingga punggungnya kena sinar matahari. Itu cukup membantu juga. Terus renang, tapi jangan over exercise juga,” kata Yosh kepada TopCareer.id.

Menurut Yosh, cara-cara yang dianjurkan Metschool untuk kandidat yang memang bermasalah dengan tinggi badan rata-rata punya tingkat keberhasilan yang tinggi. Jadi, selama enam bulan belajar, bisa menaikkan tinggi badan yang 2 cm itu tadi sehingga saat lanjut rekrutmen ke maskapai bisa sesuai.

Yosh menuturkan seleksi tahap performance, apalagi terkait tinggi badan itu penting. Apalagi jika ingin berkarier di maskapai asing, yang memiliki syarat performance 212 cm capaian tangan (arm reach). Meski maskapai besar di Indonesia juga kini menuju ke arah standar yang sama.

“Karena kalau ada penumpang yang naikin koper ke bagasi itu jadi penting. Angkat-angkat itu memang hanya supporting kerja pramugari, bukan tugas utama,” ujarnya.

Nah, kalau untuk seleksi performance dari segi berat badan ini memang tergantung maskapainya. Ada maskapai yang memberikan toleransi plus minus 2 kilogram. Namun, ada pula maskapai yang benar-benar ketat dengan standar seleksi performance ini.

Pada tahap seleksi performance rekrutmen pramugari juga dinilai bagaimana cara berjalannya, cara duduk, hingga cara berbicara dalam bentuk perkenalan.

“Termasuk juga ritme jalan, terlau pelan enggak bisa karena semua dalam posisi siap melakukan tugas, atau melayani penumpang. Tidak seperti model ya yang memang bukan untuk service,”  tandasnya.

Setelah tahapan performance bisa dilalui, masuk ke tahapan seleksi selanjutnya, yakni psikotes. Layaknya psikotes pada umumnya, tahapan ini juga dilakukan untuk mengetahui kepribadian kandidat pramugari.

Selanjutnya, masuk ke tahap tes kemampuan bahasa Inggris yang memang menjadi salah satu tahap terpenting di seleksi pramugari. Seleksi bahasa Inggris ini meliputi tes tertulis dan conversation skill.

Tak hanya dari segi kemampuan komunikasi dan bahasa asing saja, seleksi pramugari juga menempatkan tes materi dasar kepramugarian sebagai syarat lolos rekrutmen. Setelah itu ada tahapan yang namanya pemantauan akhir atau pantaukhir.

Baca juga : (Jantungnya radio ada di music director)

Di tahapan pantaukhir ini biasanya kandidat bertemu dan di-interview langsung oleh pilot dan para direksi maskapainya. Istilahnya kalau di proses rekrutmen pada umumnya adalah interview with user. Apakah kandidat pramugari ini nantinya bisa sesuai dengan ketentuan yang diinginkan oleh maskapai atau tidak.

Lalu di tahap akhir ada general check up atau tes kesehatan. Tes ini pun punya porsi yang penting, apalagi melihat jam kerja pramugari yang terbilang padat, dan harus melakukan pelayanan terhadap penumpang secara baik dengan performance yang dimiliki.

“Contohnya kerapatan tulang punggung, ada yang miring atau gimana. Atau ada toleransinya sampai berapa, karena itu terkait dengan tugasnya pramugari. Apa punya hepatitis. Kalau itu sudah pasti enggak masuk, kalau di luar range-nya itu. Relatively bersih dari penyakit,” ucap Yosh.

Tes kesehatan itu juga meliputi pemeriksaan darah, gigi, tulang, dan mata. Dan terkait tes bebas narkotika, maka tiap kandidat pramugari harus memiliki surat keterangan lengkap bebas narkoba dari Badan Narkotika Nasional (BNN), serta surat kesehatan dari dokter.

Sementara, ketika ditanya soal standar requirment untuk maskapai penerbangan asing, Yosh memang tidak mengetahui sepenuhnya. Namun, kata dia, yang pasti maskapai asing itu meminta persyaratan berupa license pramugari yang kalau di Indonesia baru didapat setelah memiliki beragam pengalaman.

Selain itu, aspek lainnya adalah segi umur. Untuk standar pramugari maskapai asing, yakni di atas 20 tahun. Sementara, untuk pramugari di Indonesia yang benar-benar fresh rata-rata berada di umur 17 atau 18 tahun.

Sehingga secara umur saja belum memenuhi standar requirment maskapai asing. Sementara masih ada proses lainnya yang harus dilalui kandidat pramugari, seperti arm reach 212 test, group discussion, dan English interview.

“Jadi, untuk ke airlines asing secara mandatory requirment-nya belum bisa, karena pertama dari usia, lalu license yang hanya bisa dikeluarkan airlines. Tapi setelah mereka punya pengalaman, lalu license udah ada, besar kemungkinan bisa pindah (ke maskapai asing),” pungkas Yosh. (Hilda Ilhamil Arofah)