Siap-Siap Seleksi CPNS Berikutnya Pakai Sistem CAT

Rabu, 2017 adminbaru
Siap-Siap

TOP CAREER – Lolos dari seleksi administrasi, pendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) harus menyiapkan diri untuk Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Asissted Test (CAT) dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Dalam waktu 90 menit, para peserta harus bisa mengisi 100 soal yang meliputi wawasan kebangsaan, intelegensi umum, dan karakteristik pribadi.

Setelah SKD, masih ada Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), dimana untuk jenjang S1 serta D3 menggunakan instrumen CAT. Sedangkan, untuk jenjang SLTA ditekankan pada ujian kesamaptaan serta Pengamatan Fisik dan Keterampilan (PFK).

“Kalau tingkat SLTA tidak dengan CAT karena pertimbangannya terlalu besar, terlalu banyak, dan itu terlalu fisik. Kalau penjaga penjara itu perlu fisik. Jadi, kalau CAT ya enggak bisa untuk penilaian fisik,” kata Kepala Pusat Pengembangan Sistem Rekrutmen (PPSR) Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Heri Susilowati kepada TopCareer.id.

Sementara, berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (PAN-RB) Nomor 20 tahun 2017, SKD meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Adapun TWK untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nilai-nilai empat pilar Kebangsaan Indonesia yang meliputi, Pancasila; Undang-Undang Dasar 1945; Bhineka Tunggal Ika; dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (sistem Tata Negara Indonesia, sejarah perjuangan bangsa, peranan Bangsa Indonesia dalam tatanan regional maupun global, dan kemampuan berbahasa Indonesia secara baik dan benar).

Selanjutnya adalah TIU yang dimaksudkan untuk menilai beberapa hal antara lain, Kemampuan verbal, kemampuan menyampaikan informasi secara lisan maupun tulis; Kemampuan numerik, kemampuan melakukan operasi perhitungan angka dan melihat hubungan di antara angka-angka; Kemampuan berpikir logis, yaitu kemampuan melakukan penalaran secara runtut dan sistematis; dan Kemampuan berpikir analitis, yaitu kemampuan mengurai suatu permasalahan secara sistematik.

Kemudian ada TKP yang digunakan untuk menilai antara lain, Integritas diri; Semangat berprestasi; Kreativitas dan inovasi; Orientasi pada pelayanan; Kemampuan beradaptasi; Kemampuan mengendalikan diri;  Kemampuan bekerja mandiri dan tuntas; Kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan; Kemampuan bekerja sama dalam kelompok; dan Kemampuan menggerakkan dan mengkoordinir orang lain.

Untuk SKB yang menggunakan sistem CAT, kata Heri Susilowati, ditentukan oleh instansi terkait yang membuka pendaftaran baru kemudian dikoordinasikan dengan pihak BKN.

“SKB CAT materi sesuai bidang, kalau dia melamarnya hukum ya tentu materinya hukum, soal hukum administrai, hukum tata negara. Kalau soal untuk SKB belum tentu jumlahnya, ada yang 70 atau sampai 100 soal, tergantung instansi pembinanya,” ucap Heri.

Kalau menurut Permenpan RB Nomor 20 Tahun 2017, materi Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) ditetapkan oleh instansi pembina jabatan fungsional, sedangkan materi seleksi untuk jabatan pelaksana ditetapkan oleh instansi yang membidangi urusan jabatan pelaksana dimaksud.

Dalam hal instansi pembina jabatan fungsional atau instansi yang membidangi urusan jabatan pelaksana belum siap menyusun materi Seleksi Kompetensi Bidang, maka penyusunannya dilakukan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian yang bersangkutan.

Terkait jadwal test CAT, selanjutnya akan ditentukan per sesi, setelah instansi pembina melakukan komunikasi dengan BKN. Menurut Heri, kalau dari BKN yang penting data sudah net nanti baru diinformasikan kepada instansi, pesertanya ditentukan per sesi, tesnya jam berapa, tanggal berapa, sesi berapa, atau di mana.

“Misal di Jayapura, tesnya bisa di Jayapura. Nanti kami yang me-manage dari sini. Kami kan punya kantor cabang di 14 kantor regional dan 7 kantor UPT. Bisa saja di Kumham, tapi dikendalikan oleh BKN,” papar Heri.

Update terakhir dari BKN, peserta pendaftar CPNS yang sudah membuat akun melalui SSCN per 2 Agustus 2017 pukul 10.00 WIB total 138.005 pendaftar. Pendaftar yang sudah login sebanyak 74.145, untuk pendaftar CPNS Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) 71.292 pendaftar, dan Mahkamah Agung (MA) 3.126 pendaftar. (Hilda Ilhamil Arofah)