real
        time web analytics

Dari Kami

Apa Tugas Aktuaris dan Berapa Bayarannya (Part 3)


TOPCAREER.ID – Menjadi salah satu profesi yang tergolong langka di Tanah Air menjadikan aktuaris diganjar dengan bayarannya yang setimpal. Lantas apa tugas dan berapa bayaran dari seorang aktuaris?

Kata ini mungkin sekilas terdengar serupa dengan kata akuaria, tapi aktuaria tidak ada hubungannya sama sekali dengan air atau bahkan akuarium.

Aktuaria adalah ilmu tentang pengelolaan risiko keuangan di masa yang akan datang. Ilmu ini mengkombinasikan ilmu tentang peluang, matematika, statistika, keuangan, dan pemrograman komputer.

Menurut Society of Actuaries dan Casuality Actuarial Society, seorang aktuaris memiliki 3 peran penting dalam sebuah perusahaan, yaitu: Melakukan evaluasi kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi pada event yang akan diselenggarakan. Tentunya menggunakan angka, bukan bola ramalan, menyusun strategi kreatif untuk mengurangi kemungkinan terjadinya sesuatu yang tidak diharapkan, menekan dampak yang akan muncul dari kejadian tidak terduga.

Sedangkan menurut Wikipedia, aktuaris adalah ahli yang dapat mengaplikasikan ilmu keuangan dan teori statistik untuk menyelesaikan persoalan-persoalan bisnis aktual dengan analisis kejadian masa depan yang berdampak pada segi finansial, khususnya yang berhubungan dengan besar pembayaran.

Meski masih terdengar asing, seorang lulusan Aktuaria memiliki prospek karier yang menjanjikan. Terlebih karena saingannya masih sedikit, yakni hanya sekitar 40 lulusan Aktuaria tiap tahunnya.

Pemerintah Indonesia sendiri telah mewajibkan setiap perusahaan asuransi memiliki minimal satu orang aktuaris. Hal ini diperkuat oleh Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 426/KMK.06/2003 dalam pasal 3 ayat 16 yang menyebut tiap perusahaan asuransi jiwa harus mengangkat minimal satu aktuaris yang sudah tersertifikasi.

Seorang konsultan pendidikan, Ina Liem, dalam bukunya berjudul '7 Jurusan Bergaji Besar' memaparkan bahwa seorang aktuaris di awal kariernya dengan jabatan Actuarial Analyst dapat menerima gaji sekitar Rp7 juta.

Gaji tersebut meningkat seiring naiknya jabatan ke jenjang selanjutnya yakni Associate Actuary, Appointed Actuary, dan akhirnya Chief Actuary.

Bahkan menurut laman Top Universities, rata-rata gaji seorang aktuaris di Amerika Serikat mencapai USD82.735 atau Rp1,2 miliar per tahunnya. Sedangkan di Inggris, gaji seorang aktuaris sekitar 53,723 Poundsterling atau Rp1 miliar.

 

 

0 Comments

Skills