real
        time web analytics

Dari Kami

Atlet Berprestasi Tetap Jalani Formalitas Seleksi CPNS 2018


Ilustrasi.

TOPCAREER.ID – Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk formasi khusus atlet berprestasi memang punya sistem seleksi yang sama, seperti Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) hingga Seleksi Kemampuan Bidang (SKB). Namun, seleksi itu untuk memenuhi formalitas proses penerimaan saja. 

Berdasarkan data dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), ada 298 atlet yang sudah menyerahkan dokumen terkait pemberkasan CPNS 2018 dari 300 atlet berprestasi internasional yang teridentifikasi Kemenpora. Dan 298 atlet itu sudah dipastikan lolos CPNS yang kemudian didistribusi sesuai kebutuhan. 

Semua atlet ini tetap akan melakukan seleksi mulai dari tahap pemberkasan yang dibantu oleh pihak internal Kemenpora dan kemudian dimasukkan dalam sistem Badan Kepegawaian Negara (BKN), hingga tahap seleksi wawancara. 

“Apakah mereka (atlet berprestasi internasional) akan mengikuti 3 tahap seleksi? Ya, mereka tetap melalui 3 tahap seleksi. Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) wajib ikut, tapi passing grade-nya adalah yang terbawah. Misal, yang paling bawah nilanya 180, itu yang jadi passing grade, alias mereka semua akan bisa masuk,” kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN, Mohammad Ridwan.

Hal itu mengacu pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, Reformasi dan Birokrasi (Permen PAN RB) Nomor 36 Tahun 2018 pasal 5 E. Dalam peraturan itu disebutkan bahwa nilai terendah dari peserta seleksi CPNS atlet berprestasi internasional merupakan nilai ambang batas hasil SKD.

Kalau menggunakan sistem passing grade memang ada kemungkinan peserta bisa tidak lolos tahap SKD ini sehingga nilai passing grade diambil dari nilai yang terendah. 

Kepala Bagian Media dan Pengaduan masyarakat BKN, Yudhantoro Bayu Wiratmoko menambahkan, untuk ketentuan nilai ambang batas formasi ini hanya diranking saja tanpa ada passing grade. 

“Kalau dilihat dari passing grade semua enggak ada yang lulus, tapi kalau diranking enggak pakai passing grade dilihat bisa (lulus) jadi dari peringkat,” ujar Bayu kepada TopCareer.id.

Kemudian untuk tahap Seleksi Kemampuan Bidang, Karo Humas BKN menyebut atlet berpretsasi ini hanya akan melalui proses wawancara atau interview saja yang sudah pasti lolos seleksi. 

“Biasanya tidak ada yang gagal dalam wawancara, sehingga bisa diperkirakan 298 atlet itu akan diabsorbsi oleh sistem CPNS ini menjadi atlet yang nanti penugasannya dididistribusi oleh Kemenpora,” tambah Ridwan.

Nantinya atlet-atlet yang sudah melalui proses seleksi itu kemudian ditugaskan sesuai dengan kebutuhan sesuai data Kemenpora. Namun sebelum itu, atlet-atlet ini bakal ditempatkan terlebih dulu di Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) agar lebih mumpuni sebagai pelatih.

Rodwan melanjutkan, tidak semua atlet itu bisa jadi pelatih yang baik sehingga harus ada mekanisme tertentu yang menjamin bahwa semua atlet yang berprestasi internasional itu bisa masuk ke dalam system. “Dan jadi guru yang baik untuk teman-teman di daerah.” 

 

0 Comments

Lowongan Terbaru