real
        time web analytics

Dari Kami

Belajar Foto Pakai Drone Butuh Waktu Lama?


TOPCAREER.ID – Siapa yang enggak tertarik kalau melihat angle foto diambil dari atas langit menggunakan drone? Bagi kamu yang ngerasa foto-foto jadi kegiatan favorit, dan ikutan hits dengan jepretan versi drone, kamu perlu belajar aerial fotografi. Kamu perlu tahu, belajar menerbangkan drone ini enggak cukup sekali dua kali.

“Pengalaman saya, saya itu cuma tiga hari mengoperasikan drone bagaimana cara menerbangkan bagaimana cara mendaratkan, itu saja,” kata founder komunitas Skygrapher Indonesia, Anton Chandra kepada TopCareer.id.

Menurut Anton, sebenarnya untuk sekadar bisa menerbangkan saja, dapat dipelajari dalam waktu singkat. Namun, yang susah adalah bagaimana mengontrolnya selama terbang sehingga aman dan terhindar dari kendala-kendala yang tak diingikan.

Anton yang semula memang sudah berprofesi sebagai fotografer ini mengaku bahwa ia baru bisa melancarkan pengoperasian drone setelah berbulan-bulan. Ia mengibaratkan, belajar menjadi pilot drone layaknya belajar mengendarai mobil.

“Nanti lama-lama kebiasaan. Yang penting naik mobil kan bisa nyetirnya dulu, setelah itu baru feeling. Nah saya baru dapat feeling itu setelah setahun nge-drone,” ujarnya.

Anton menyebut dalam waktu tiga bulan, ia baru bisa menerbangkan drone sekadar maju, mundur, naik, turun, sekaligus potret beberapa angle. Lantaran basic-nya sebagai profesional fotografer, maka belajar drone 3 bulan itu tak sia-sia karena masih bisa menghasilkan jepretan foto yang lumayan.

Bagi yang sudah punya kemampuan fotografi sebelumnya, maka akan semakin mudah melakukan aerial photography disusul kelancaran mengendalikan drone. Kalau sudah merasa lancar dalam fotografi drone, baru lanjut ke videografi, karena tekniknya akan berbeda.

“Di video itu yang enggak mudah. Kalau video harus benar-benar menguasai teknik-teknik drone. Bagaimana cara berputar, bagaimana cara panning, nah mutarnya itu kan harus smooth,” ucap Anton.

Untuk aerial videography butuh skill drone yang lebih tinggi lagi levelnya sehingga belajarnya pun butuh tambahan waktu lebih lama. Setelah tiga tahun kerap bergelut dengan teknik-teknik mengoperasikan drone, Anton lebih mahir dalam aerial videography.

“Enam bulan, setahun, dua tahun, tiga tahun kelihatan lah kemajuannya. Dari yang dulu patah-patah, sekarang beloknya sudah bisa smooth, kayak Hollywood lah,” ujar Anton sambil terkekeh.

Sementara, tambah Anton, bagi yang belum memiliki kemampuan fotografi sebelumnya, perlu belajar kedua-duanya dari awal. Ya fotografi, ya skill sebagai pilot drone itu sendiri. Salah satu cara menajamkan kemampuan fotografi drone sebagai pemula, coba ikut dalam komunitas yang berkaitan.

“Kalau ikut komunitas bisa cepat karena terbiasa melihat hasil yang berbeda-beda. Jadi tiga tahun saya pikir bisa lah. Kan terus-terusan belajar itu.”

0 Comments

Lowongan Terbaru