real
        time web analytics

Dari Kami

Bos Tak Jujur Bikin Karyawan Enggak Betah Kerja


Ilustrasi.

TOPCAREER.ID – Berdasar survei yang dilakukan sebuah lembaga pelatihan global, Dale Carnegie, pada 2017, sebanyak 64 persen karyawan di Indonesia tidak betah kerja atau cenderung mencari pekerjaan lain kurang dari setahun kalau atasannya jarang atau malah tidak pernah jujur dalam bersikap. 

Survei itu dipaparkan oleh Joshua Siregar, Director National Marketing Dale Carnegie Indonesia. Joshua menyampaikan bahwa kejujuran seorang atasan atau pemimpin itu sangat berpengaruh pada kinerja karyawannya yang berujung pada kinerja perusahaan secara keseluruhan.

“Indonesia 64 persen, itu lebih besar dari (persentase) dunia. Karyawan Indonesia itu kalau atasannya plintat plintut mereka langsung cari kerja. Sementara, leader yang always jujur itu, sebanyak 69 persen karyawan (dunia) bertahan 2 tahun atau lebih. Jadi ngaruh banget kejujuran,” papar Joshua dalam Learning Day 2018 bertema “Uncovering Leadership Blind Spots”.

Angka persentase Indonesia lebih besar dari angka survei di Asia maupun dunia. Sebanyak 54 persen karyawan di Asia bakal mencari pekerjaan baru kurang dari setahun jika pemimpinnya tidak jujur, sementara di dunia sebesar 59 persen. Dan sebanyak 80 persen karyawan Indonesia bakal bertahan di perusahaan selama 2 tahun atau lebih jika pemimpinnya jujur.

Kenyataannya dari survei Global Leaderhip Study, sebanyak 11 persen karyawan di Indonesia merasa bahwa atasan mereka itu jarang atau tidak pernah bersikap jujur dan bisa dipercaya orang. Jadi, hanya 32 persen karyawan di Indonesia yang menilai pemimpin mereka selalu bersikap jujur dan bisa dipercaya oleh orang lain, sedangkan 57 persen merasa pemimpin terkadang saja bersikap jujur. 

Tak hanya dalam bentuk loyalitas, atasan yang mampu bersikap jujur dan bisa dipercaya mampu meningkatkan kepuasan kerja para karyawannya. Joshua lebih lanjut mengatakan bahwa karyawan Indonesia akan 41 kali lebih puas dalam pekerjaanya ketika pemimpin mereka bersikap jujur dan bisa dipercaya. 

Angka kepuasan karyawan Indonesia itu lebih besar daripada angka dunia dan Asia, di mana karyawan di Asia akan 15 kali lebih puas dengan pekerjaannya ketika pemimpinnya jujur, sedangkan skala dunia sebanyak 10 kali. 

“Ini berarti kalau di Indonesia kepuasan karyawan itu sangat dipengaruhi oleh kejujuran leader atau atasan. Kalau atasan plintat plintut, kenyamana kerjanya, rasa puas kerjanya langsung jatuh,” papar Joshua.

Research ini dilakukan secara online terhadap 4.400 responden di seluruh dunia, melibatkan 17 negara, dari berbagai industri perusahaan. Semua responden merupakan karyawan full time dengan rentang umur 22-61 tahun. Di Indonesia, studi menyertakan sekitar 205 pekerja dari perusahaan kecil hingga besar.

 

0 Comments

Lowongan Terbaru