real
        time web analytics

Dari Kami

Cari Tahu Deh Persiapan Biaya Gelar Pameran Seni


TOPCAREER.ID – Menggelar pameran hasil karya punya tujuan biar bisa terkenal, atau malah bisa menjual hasil karya secara keseluruhan. Tapi, ada biaya yang harus disediakan, mau pameran pelukis terkenal maupun yang masih mencari massa biar ada nama. 

Mozley Ahmad Kusnandar, seniman sketsa wajah ini juga pernah menggelar pameran bersama dengan seniman-seniman lain di komunitasnya. Ia mengaku bahwa setidaknya sediakan biaya untuk venue atau tempat digelarnya pameran.

Nah, kalau untuk dana itu tergatung siapa saja yang menyelenggarakan. Karena ada seniman yang menggelar pameran secara kolektif atau terdiri dari beberapa orang. Mozley sendiri mengaku pernah menyelenggarakan pameran yang terdiri dari 10 seniman. 

Kalau dengan cara “rombongan” seperti itu, maka biaya yang dikeluarkan bisa patungan atau kolektif yang dibagi rata. “Misal, sewa gedung Balai Budaya itu Rp6 juta, ya hitung aja yang pameran misalnya 10 orang, jadi masing-masing setidaknya Rp600 ribu,” kata Mozley kepada TopCareer.id. 

Biaya inti lainnya, yakni biaya promosi untuk membuat katalog. Nah, biasanya biaya promosi sudah menjadi satu paket dengan sewa gedung atau tempat. Mozley mengambil contoh, biaya promosi bisa mencapai Rp 1 juta. 

Biasanya pameran-pameran seni seperti itu bisa menggandeng sponsor, tujuannya agar lebih ringan bagi para seniman. Seperti, sponsor untuk membiayai sewa tempat, ada juga yang membiayai proses produksi saat menciptakan karya. Itu semua tergantung kesepakatan dengan pihak sponsornya. 

“Kalau laku ya bisa bagi hasil. Tapi yang membiayai semuanya dari sponsor, tergantung kesepakatannya. Kalau saya enggak ada alatnya, mereka dukung alat. Untuk mendapatkan sponsor, harus punya daya tarik sendiri, harus terkenal dulu, harus beda intinya punya nilai plus,” terang Mozley. 

Mozley lebih lanjut menjelaskan, pihak sponsor akan melakukan survei terlebih dahulu setelah mengajukan proposal. Apakah pameran yang akan didukung itu memiliki prospek yang bagus. Tak hanya dilihat dari faktor karya, tapi juga siapa senimannya. 

“Pertama itu pelukisnya terkenal apa belum, kalau belum terkenal gambling, enggak ada yang mau beli. Pertama itu dari senimannya dulu, lalu terkenal enggak lukisannya. Atau akan dibandingkan dengan seniman lain, karyanya lebih keren yang mana, ada nilai jualnya atau enggak nih.” 

 

0 Comments

Lowongan Terbaru