real
        time web analytics

Dari Kami

Coba Servis HRD Saat Interview Pertama


TOPCAREER.ID – Bagaimana sih memenangkan hati HRD (human resources departement) di kala pertemuan pertama? Agar pertemuan interview itu tak terhenti di satu pertemuan saja, tapi lanjut ke tahap selanjutnya. Hal itu dibahas dalam kelas “Video CV/Resume Workshop” by Skills.id pada Minggu, 23 September 2018.

Business Director perusahaan penyedia jasa tenaga kerja, PT Permata Indosejahtera, Benny Chrisdianto memaparkan bahwa ada rumus sederhana bagaimana memenangkan first impression di wawancara pertama dengan HRD.

“Begini gampangnya, yang menerima impression itu apa? Organ tubuh kan, istilahnya gini, ayuk para kandidat ini servis organ tubuh (panca indera) interviewer-nya. Organ tubuh bagian apa yang harus di-serve? Ya ada mata, hidung, lalu telinga,” ujar Benny dalam acara “Video CV/Resume Workshop” by Skills.id.

Mata

Hal pertama untuk memenangkan first impression saat interview adalah dengan “melakukan servis” mata para interviewers. Lalu seperti apa serve yang diberikan? Benny menyampaikan, coba untuk berpakaian rapi mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki.

“Biar kamu enak dipandang sama interviewer, biar mata interviewer ini di-serve. Orang akan senang kalau melihat yang cantik atau ganteng, lalu rapi, gitu kan? Jadi kalau mau serve mata interviewer, mulai dari yang dilihat,” kata Benny.

“Contoh, berarti kalau datang harus dandan, coba cari cermin sebelumnya, lihat penampilan muka dan pakaian,” lanjutnya. Untuk itu, Benny selalu menyarankan untuk datang ke tempat interview setengah jam sebelum waktu yang dijanjikan. Untuk apa? Untuk melakukan persiapan.

Selain itu, perhatikan gesture tubuh selama wawancara. Salah satu cara memenangkan mata interviewer adalah menjaga gesture tubuh agar tetap sopan. “Jangan saat interview lalu nunduk mulu.”

Hidung

“Misal ke tempat interview naik kereta desak-desakan, sampai kantor aroma badan sudah baunya ke mana-mana,” kelakar Benny pada para peserta.

Benny menyarankan agar menyemprotkan parfum sebelum masuk ruang interview menghadapi HRD. Itu salah satu cara servis hidung interviewer, yang bisa memenangkan first impression.

“Buang aroma tidak sedap. Datang dengan kondisi sepatu yang bersih. Jangan bertahun-tahun enggak pernah dicuci, begitu juga dengan kaos kaki,” paparan Benny ini disambut tawa para peserta.

Telinga

Membuat senang telinga interviewers, yakni dengan cara berbicara yang jelas, sopan, tenang sehingga ucapan yang keluar tidak terbata-bata. Kalau suara bicara saat interview pelan, maka interviewer mungkin tak bisa mendengar dengan jelas. Nah, kalau sudah begitu bisa berkurang deh nilai kandidat di hadapan interviewer.

“Teman-teman kalau ngomong bagaimana? Ada kan orang yang kalau ngomong mulutnya ditutup, atau kalau ngomong cemberut terus. Coba diatur, bagaimana teman-teman kalau ngomong itu enak di telinga. Berbicara sambil tersenyum, bukan tertawa. Tidak bicara kotor, tidak bicara kasar,” ucapnya.

Kemudian ia mengingatkan untuk berbicara dengan intonasi yang jelas, tidak terburu-buru. Lagi-lagi, interviewer bakal merasa bahwa berbicara dengan intonasi yang tidak jelas, maka informasi yang diterima interviewer pun tidak jelas.

Mulut

Kandidat tentu mengiginkan diinterview dengan ramah dan baik, bukan? Maka dari itu, kata Benny, coba bersikap ramah atau setidaknya menjaga senyuman tetap mengambang di bibir. Dengan begitu, interviewer bisa berbicara dengan baik.

“Kalau dia ramah, teman-teman harus lebih ramah dulu, enak diajak bicara. Serve mulut dia, coba kita biasakan berbicara. Saya bukan minta untuk bawel, ya.”

0 Comments

Lowongan Terbaru