real
        time web analytics

Dari Kami

Drone Tak Bebas Terbang di Area Wisata


TOPCAREER.ID – Sebelum menjadi profesional aerial fotografer atau fotografer drone butuh banyak jam terbang, termasuk eksplorasi tempat-tempat wisata yang bagus. Namun, enggak semua tempat wisata mengizinkan drone terbang buat ambil foto.

Padahal pemandangan yang disuguhkan tempat wisata rasanya sayang kalau dilewatkan jika harus terkendala perizinan. Keresahan itu yang diungkapkan oleh aerial fotografer, Anton Chandra saat diwawancarai TopCareer.id.

Ada tempat-tempat wisata yang tak mengizinkan sama sekali pengambilan gambar dengan drone. Ada pula tempat wisata yang pada akhirnya membuat fotografer harus rela merogoh kocek dalam agar mendapat izin terbang. Banyak juga tempat wisata yang tak permasalahkan pengambilan gambar lewat drone.

“Tantangan buat pehobi drone, mau terbang aja susah sekarang. Tempat-tempat wisata pasti bayar, sekitar Rp500 ribu. Misal, di Tanah Lot Rp500 ribu, Kalimantan Rp500 ribu. Bahkan, Ciwidey kawah putih itu bayar,” kata Anton mengungkapkan keresahannya.

Anton menambahkan, tidak mungkin kalau di tempat wisata saat ini bisa langsung terbang karena harus ada prosedur perizinannya. Kalau main asal terbang saja, maka bakal langsung mendapat teguran dari pihak tempat wisata.

Anton mengaku itu tantangan sendiri bagi para pehobi drone fotografi atau profesional. Padahal, kata Anton, potret drone di wilayah tempat wisata bisa jadi promosi bagi destinasi-destinasi wisata di Indonesia.

“Tantangannya itu sih sebenarnya. Padahal kami kan maksudnya untuk mempromosikan. Tapi itu hak mereka sendiri. Saya sih pribadi kalau misal enggak boleh terbang, harus bayar, ya sudah enggak usah terbang aja.”

Memang, dalam Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 90 Tahun 2015 tentang Pengendalian Pengoperasian Pesawat Udara Tanpa Awak di Ruang Udara yang Dilayani Indonesia, disebutkan di salah satu butirnya soal izin pengambilan gambar dengan drone di tempat wisata.

“Dalam hal sistem pesawat udara tanpa awak digunakan untuk kepentingan pemotretan, pemfilman, dan pemetaan, harus melampirkan surat izin dari institusi yang berwenang dan pemerintah daerah yang wilayahnya akan dipotret, difilmkan, atau dipetakan,” bunyi peraturan pemerintah tersebut.

0 Comments

Lowongan Terbaru