real
        time web analytics

Dari Kami

Enam Kiat Bikin CV di Era Digital


TOPCAREER.ID – Membuat Curiculum Vitae (CV) yang menarik dan beda dari tumpukan CV kandidat lain memang jadi hal yang sulit saat mencari pekerjaan. Banyak sih saran untuk membuat CV yang benar dan dilirik perekrut, tapi kadang malah bikin bingung, apalagi di era yang serba digital seperti ini. 

Pasti ada cara yang pas biar CV di era digital ini bisa menyasar mata para HRD. Michael Page, sebagai konsultan HR merangkum kiat membuat CV yag berhasil ketika bidang pemasaran digital kini jadi disiplin yang cukup baru dan belum ada konversi pada format CV. 

1. Pikirkan bahwa CV-mu sebagai landing page (halaman utama website) situs pribadimu

CV itu memiliki banyak kesamaan dengan situs web. Situs web harus mudah dinavigasi, ditandai dengan baik, kata kunci padat tetapi tidak berlebihan. Ketika situs web menjual produk, seperti CV, tentu perlu menyebutkan fitur dan manfaat. Seperti situs web, CV yang terstruktur dengan baik akan mendorong pembaca untuk ingin tahu lebih banyak dan menghasilkan percakapan.

2. Pikirkan Siapa Pembaca CV-mu

Saat mendesain situs web, kamu akan mulai dengan beberapa analisis audiens. Dalam era digital ini sangat penting karena audiens untuk CV akan dibagi secara luas sebagai berikut: 30 persen perekrutan SDM/general, 30 persen manajer divisi tanpa keahlian digital, 30 persen manajer divisi dengan pemahaman digital yang kuat. 

Mengingat bahwa proporsi audiens yang lebih besar mungkin memiliki pengetahuan digital yang terbatas, kamu perlu memastikan bahwa kamu mencantumkan saluran tertentu dan mengutip pencapaian jika memungkinkan. Misalnya, mereka tidak perlu tahu bagaimana SEO dilakukan, tetapi akan terkesan jika kamu dapat menunjukkan kamu berhasil mencapai peningkatan dalam SEO.

3. Layout “Rumahmu”

Untuk CV digital yang baik, mulailah dengan profil. Untuk situs web, mungkin ini setara dengan halaman ‘Tentang Kami’. Profil ini harus singkat dan manis dan memungkinkan pembaca untuk memahami apa yang produk (kamu) tawarkan tanpa membaca kata lain. Buat dalam beberapa baris, jauhi kata sifat yang halus dan tetap pada keterampilan fungsional yang bisa membuat backup dengan pengalaman.

Contoh buruk: X adalah individu yang bersemangat, yang berkembang pada tantangan dan memiliki banyak pengalaman dalam industri yang berbeda.

 Contoh yang baik: X adalah seorang profesional pemasaran digital B2B dan B2C, dengan pengalaman dari sisi klien dan agensi dalam berbagai saluran digital termasuk, media sosial, pemasaran email dan SEO.

3. Buat dalam beberapa poin

Setelah kamu mampu menjelaskan profil, kamu dapat pindah ke bagian keterampilan. Hal ini sama seperti fitur dalam website dan harus menandai topik yang akan kamu tunjukkan nanti di CV. Ini harus menjangkau channel sebanyak mungkin, karena peran digital sering kali memerlukan kombinasi pengalaman channel yang tidak biasa. Poin-poin bullet biasanya bekerja paling baik.

Sebagai aturan praktis, semakin sulit atau semakin senior keterampilan yang dimiliki, maka posisi itu akan diletakkan paling atas dalam daftarmu.

4. Fokus pada pencapaian

Sebelum digital kurang terdefinisi dengan baik, membuat daftar channel yang digunakan kandidat sosial media memang jadi hal yang sangat diterima. Pembacamu mungkin tidak menyadari bagaimana menumbuhkan kehadiran media sosial tetapi akan sangat sadar apakah kamu sebelumnya telah melakukannya dengan baik. 

Michael Page menyarankan untuk membagi setiap peran menjadi tanggung jawab dan pencapaian, dengan poin-poin untuk keduanya. Pencapaianmu harus mencakup angka atau implementasi dari sesuatu yang kamu kelola.

5. Periksa ulang

 Mungkin terdengar jelas, tetapi banyak contoh CV yang ditolak karena kesalahan mengeja atau kesalahan pemformatan. Pastikan kamu memeriksa konten juga. Untuk setiap keterampilan, setidaknya kamu mencantumkan pencapaian yang sudah didapat untuk mendukung poin tersebut. 

Jika tidak memilikinya, kamu mungkin perlu menghapus keterampilan itu daripada mempertaruhkan rasa malu karena diminta memberikan contoh dalam sebuah wawancara. Jangan biarkan kesalahan sederhana mengorbankan peluangmu pada peluang baru yang luar biasa.

 

0 Comments

Lowongan Terbaru