real
        time web analytics

Dari Kami

Gaji Masinis Capai Rp13 Juta Sebulan


TOPCAREER.ID – Berprofesi sebagai pengemudi kereta atau masinis sudah selayaknya punya gaji yang sepadan dengan risiko yang diemban. Jika dulu masinis dianggap sebelah mata dan punya gaji minim sekitar Rp3 juta, saat ini masinis setidaknya bisa mengantongi gaji bulanan take home pay sebesar Rp13 juta.

Hal itu seperti yang diakui oleh masinis kereta commuterline, Roni Raisman kepada TopCareer.id. Rata-rata dalam sebulan, Roni yang sudah bekerja sebagai masinis selama 6 tahun itu bisa mendapat gaji Rp13 juta. Nominal itu bisa saja lebih, tergantung dari masa kerja juga tingkat golongannya.

“Gaji Rp13 juta kalau dengan tambahan lembur bisa lebih dari itu. Kalau saya pribadi, sekitar segitu. Saya dengan masa kerja  6 tahun ya segitu, tergantung golongan juga kayak PNS (Pegawai Negeri Sipil), ada 2A, 2B, 2C, dan sebagainya,” kata Roni.

Menurutnya, gaji sebesar itu merupakan gaji kotor, yang di dalamnya termasuk gaji pokok, juga tunjangan lain, seperti tunjangan risiko, tunjangan perumahan, beras, dan uang jalan per hari.

Uang jalan per hari itu merupakan uang yang dihasilkan dari akumulasi kilometer perjalanan yang ditempuh masinis selama jam kerjanya. Untuk uang jalan per hari ini bisa saja bertambah jika masinis melakukan lembur di hari libur nasional.

Roni menambahkan, untuk pekerjaan masinis dengan gaji belasan juta itu jangan hanya dilihat besaran nominalnya saja, coba dalami sisi lainnya bahwa banyak pula risiko yang harus ditanggung. Setiap hari selama bertugas, masinis harus menjaga keamanan ribuan orang pengguna jasa commuterline.

“Gaji sepadan dengan risiko yang benar-benar tanggung jawabnya besar. Fisik sama psikis, juga mental kami harus selalu prima agar bisa selalu siap sedia membawa ribuan penumpang commuterline tiap harinya,” ujar Roni.

Sementara, kalau terkait fasilitas yang didapat, Roni tak banyak menyebutkan. Ia hanya mengatakan,  soal fasilitas, ada mes untuk masinis yang kadang harus memilih menginap lantaran jadwal mengemudi terlalu mepet.

Ia mencontohkan, ketika masinis selesai tugas dan harus memulangkan kereta ke dipo pada malam hari pukul 22.00 malam, tapi harus kembali bertugas lagi di pagi hari pukul 09.00 atau 10.00. Mau tidak mau, masinis harus menginap di mes tempat ia memulangkan kereta ke dipo. 

“Itu kami nginep, masukin kereta ke dipo, pagi-paginya kami jadwal bawa kereta lagi. Itu kami fasilitas mes tergantung dinasannya, semua masinis pasti ngalamin.” 

0 Comments

Lowongan Terbaru