real
        time web analytics

Dari Kami

Gaji Petugas Air Traffic Controller Bisa Puluhan Juta?


TOPCAREER.ID – “Jadi pegawai AirNav itu uenak tenan,” ujar Budi Hendro Setiyono, yang sudah puluhan tahun bekerja sebagai Air Traffic Controller (ATC) dan kini menjadi Kepala Sekolah di Indonesia Aviation School (IAS). 

“Uenak tenan” yang dimaksud Budi menggambarkan bahwa betapa enak dan bahagianya bekerja di AirNav sebagai petugas ATC. Salah satu alasan yang ia sebutkan mengapa menjadi petugas ATC di AirNav sangat menyenangkan lantaran dibayar dengan gaji yang besar. 

“Kalau tahu gaji rata-rata pegawai BUMN, nah ATC itu di atas rata-rata gaji BUMN. Kalau karyawan BUMN bisa X rupiah, kalau pegawai AirNav itu X plus rupiah,” kata Budi saat ditemui TopCareer.id beberapa waktu lalu. 

Ia menyampaikan bahwa besaran gaji yang diterima oleh petugas ATC itu sudah terhitung besar meski untuk pegawai fresh graduate atau yang masih baru. Apalagi, kata dia, jika jabatannya sudah tinggi atau misal sekelas supervisor. Semakin bertambah pengalamannya, semakin tinggi gaji Air Traffic Controller.

Sementara itu, dalam penentuan besaran gaji ini melibatkan asosiasi ATC atau Indonesian Air Traffic Controller Association (IATCA) dengan direksi Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (AirNav Indonesia).

Jika menilik gaji pegawai BUMN pemula seperti masinis saja, itu bisa mencapai belasan juta dalam sebulan, lalu bagaimana dengan angka gaji seorang ATC? 

“Ya, sekitar segitu,” jawab Budi ketika TopCareer.id menyebut angka Rp20 juta untuk gaji seorang petugas ATC pemula. Budi enggan menyebutkan secara spesifik besaran gaji yang diterima oleh seorang petuas pengatur lalu lintas udara ini. 

Menjadi seorang decision maker selama pesawat mengudara, dinilai pantas jika pekerjaan sebagai ATC dibayar dengan angka yang besar. Pasalnya tugas dan tanggung jawab yang diembang tak hanya menyangkut keselamatan diri sendiri, tapi juga orang banyak. 

 

0 Comments