real
        time web analytics

Dari Kami

Gini Tentukan Jenis Kamera Terbaik untuk Fotografi Wedding


TOPCAREER.ID – Jenis kamera yang digunakan dalam fotografi pernikahan tentu akan berbeda dengan fotografi produk, lantaran kebutuhan pemotretan yang berbeda. Fotografi pernikahan membutuhkan fitur yang bisa ditemukan pada kamera fotografi sport, landscape dan portrait

Hillary Grigonis, fotografer lifestyle Amerika membeberkan bagaimana fotografer pernikahan memilih kamera untuk menemani mereka dalam pekerjaannya. Namun, bukan hanya memilih kamera yang tepat untuk pekerjaan fotografi, tapi juga sesuai dengan gaya pemotretan masing-masing.

Resolusi

Ukuran sensor kamera memang akan sangat berpengaruh soal kualitas gambar daripada jumlah megapiksel. Namun, bukan berarti megapiksel tidak penting. Jumlah megapiksel yang lebih tinggi akan memberikan fleksibilitas lebih banyak kepada fotografer untuk memotong gambar. Selain itu juga dapat mencetak foto-foto tersebut ke kanvas dengan ukuran besar.

Namun, tidak selamanya resolusi jadi hal positif. Lebih banyak megapiksel berarti megapiksel yang lebih kecil. Jumlah megapiksel yang lebih rendah lebih baik untuk pengambilan foto dengan cahaya rendah. Kuncinya adalah menemukan keseimbangan yang baik, daripada mencampur sensor kecil dengan jumlah megapiksel yang tinggi.

Speed

Kamera dengan kecepatan tinggi bisa mengabadikan momen ketika pengantin berjalan di lorong dan fotografer mencoba untuk menangkap ekspresi mid-laugh yang sempurna. Untuk foto pernikahan, cari kamera dengan kecepatan burst minimal 5 fps (frames per second) saat memotret RAW.

Fokus otomatis kamera adalah hal lain yang mempengaruhi kecepatan. Banyak produsen kamera akan mencantumkan top focus speed saat memasarkan kamera baru. Ingat saja bahwa kecepatannya dalam kondisi ideal, bukan cahaya rendah.

Ukuran

Sebagai fotografer pernikahan berarti harus siap berdiri beberapa jam dengan membawa perlengkapan. Ukuran kamera menjadi pertimbangan yang cukup serius. Kamera mirrorless sedikit lebih kecil dan lebih ringan dari kebanyakan DSLR. 

Ini juga berarti masa pakai baterai yang lebih pendek. Fotografer harus membeli lebih banyak baterai tambahan - dan memasukkannya ke dalam tas kamera - agar bisa memotret momen sepanjang hari. DSLR biasanya lebih besar, tetapi ada banyak kategori rentang ukuran. Misal, Nikon D5 sedikit lebih besar dari Nikon D7500 atau bahkan Nikon D850.

Badan kamera juga hanya sebagian kecil dari berat kamera. Kamera mirrorless bisa menjadi berat dan canggung ketika dipasangkan dengan lensa besar.

Performa Cahaya Rendah

Fotografi pernikahan seringkali berhdapan dengan cahaya yang minim. Mempertimbangkan sensor serta kerja autofocus untuk cahaya yang minim sangat penting ketika membandingkan kamera fotografi pernikahan.

Coba cari performa ISO pada kamera. Kamera digital saat ini punya kemampuan yang makin meningkat beberapa tahun terakhir dalam hal pengurangan noise pada ISO yang tinggi. 

Sensor Size

Semakin besar sensor, maka semakin banyak cahaya yang bisa dikumpulkan dari satu jeperetan. Sensor yang besar akan lebih bagus jika digunakan di gereja dengan cahaya yang minim dan lantai dansa. Ini juga akan menciptakan latar belakang yang lembut, bahkan ketika menggunakan lensa dengan bukaan (aperture) yang sama. 

Sementara di sisi lain, sensor yang lebih kecil, akan lebih terjangkau. Crop atau sensor ASP-C juga mempermudah menemukan lensa dengan zoom besar. Sensor full frame bisa dibilang yang paling populer di kalangan fotografer pernikahan. 

Kamera dengan sensor full frame cukup besar untuk menangkap banyak cahaya dan bokeh, tetapi tidak sebesar atau mahal di kalangan kamera medium format. Sensor full frame adalah ekuivalen digital dari pemotretan film 35mm.

 

0 Comments

Lowongan Terbaru