real
        time web analytics

Dari Kami

Indonesia Jadi Pasar Terbesar Online Travel di Asia Tenggara


TOPCAREER.ID – Pasar online travel di Indonesia merupakan yang terbesar di Asia Tenggara dengan Growth Booking Value (GBV) senilai USD8,6 miliar pada 2018. Nilai itu kemudian disusul oleh Thailand di tempat kedua dengan GBV USD6,1 miliar. 

Hal tersebut seperti tertera dalam Laporan e-Conomy SEA 2018 oleh Google dan Temasek soal ekonomi internet di Asia Tenggara pada 2018, termasuk di dalamnya soal pasar perjalanan online. Disebutkan bahwa pada 2025, pasar online travel di Indonesia bisa mencapai USD25 miliar untuk GBV.

Dan ternyata, kemunculan Traveloka sebagai Indonesian online travel unicorn punya pengaruh tersendiri.  “Traveloka telah memainkan peran kunci dalam mempercepat pengembangan ekosistem perjalanan online dalam pasar domestik,” seperti tertulis dalam laporan tersebut.

Lewat Traveloka, laju pertumbuhan online travel jadi yang paling cepat berkembang di kawasan tersebut, yakni sebesar 20 persen compounded annual growth rate (CAGR) atau tingkat pertumbuhan  gabungan. 

Ekspansi Traveloka di negara-negara seperti Thailand dan Vietnam juga dinilai berkontribusi untuk mempercepat pertumbuhan di kawasan Asia Tenggara. 

Thailand sendiri diprediksi pada 2025 mempunya GBV di angka USD20 miliar. Sementara, Vietnam pada 2018 memiliki GBV USD3,5 miliar dan pada 2025 diperkirakan mencapai USD9 miliar.

Juga perlu diperhatikan bagaimana pasar online travel di Singapura - dengan USD5,5 miliar dalam GBV pada tahun 2018, didukung oleh pengeluaran per-kapita tertinggi di wilayah tersebut.

Diketahui dalam laporan tersebut bahwa online travel merupakan sektor yang terbesar dan paling mapan di antara empat sektor ekonomi internet di Asia Tenggara. Tiga sektor lainnya yang ikut diteliti, yakni online media (advertising), ride hailing (transportasi dan food delivery), dan e-commerce.

“Kami memperkirakan bahwa 41 persen dari semua pemesanan perjalanan yang dilakukan di Asia Tenggara diselesaikan secara online pada tahun 2018, naik dari 34 persen pada tahun 2015.”

 

0 Comments

Lowongan Terbaru