real
        time web analytics

Dari Kami

Industri Custom Culture Indonesia Bisa Mendunia


TOPCAREER.ID – Jakarta Custom Culture hadir sebagai wadah para builder atau modifikator motor dan mobil dalam mempersembahkan hasil karyanya. Lewat acara ini juga diharapkan agar budaya custom culture di Indonesia ikut berkembang dan bisa memiliki ciri tersendiri, bahkan go internasional.

Hal itu yang diutarakan oleh salah satu penyelenggara Jakarta Custom Culture (JCC), Yudianto Mulyono. Ia ingin nantinya Indonesia memiliki ciri customnya sendiri sehingga bisa berbangga dengan kreasi anak bangsa di dunia custom culture.

“Saya ingin enggak cuma ada Jap Style aja, mungkin ada Indonesian style, kebetulan saya bawa mobil yang tagline-nya Indonesian style karena kita harus bangga. Mungkin nantinya enggak batik saja, mungkin ada custom-nya yang Indonesia banget,” kata Yudi.

Jap style atau Japanese Style sendiri dalam dunia custom merupakan gaya motor ala negeri Sakura yang dimodifikasi dari segi kerangka serta tampilan motor sehingga bergaya klasik dan unik. Tren ini cukup digilai anak muda zaman sekarang.

Yudi berharap nantinya Indonesian style dalam custom mobil dan motor mampu merajai pasar di rumah sendiri, bahkan lebih bagusnya lagi bisa mendunia. Karena menurut Yudi, para builder Indonesia ini memiliki kemampuan untuk mendunia, hanya saja masih dinilai belum percaya diri.

“Kadang kan kita ngerangkanya market dalam (negeri) dulu baru luar karena enggak pede (percaya diri). Padahal skill builder Indonesia itu cukup, cuma mindset saja ‘Ah gede di sini (Indonesia) dulu baru ke luar.’ Mindset seperti itu buktinya ada yang matahin tuh,” ujar Yudi kepada TopCareer.id.

Yudi menyebut nama Thrive Motorcycle yang hasil modifikasinya sukses mendunia karena mampu dipajang di The Petersen Automotive Museum, Los Angeles, California, Amerika Serikat. Thrive Motorcycle meluncurkan T-005 Cross berplat nomor D (Bandung) yang dirancang dari sasis Yamaha Scorpio 2008.

Lebih lanjut Yudi menyampaikan, berkaca dari Thrive Motorcycle saja, Indonesia dalam dunia custom ini bisa membuktikan diri melangkah ke kancah dunia sehingga ke depan diharapkan bisa semakin berkembang dengan berbagai peluang yang ada.

“Thrive dari awal dia enggak mengincar market Indonesia. Jadi dari startup awal itu, dia menjadikan pasar Indonesia sebagai second market,” ucap Yudi yang memiliki workshop custom kendaraan ini.

Untuk itu, Yudi mengajak para anak bangsa yang memiliki kreativitas di bidang custom culture untuk bergabung meramaikan acara Jakarta Custom Culture 2018. Acara ini dianggap sebagai ajang pencarian kreator-kreator muda yang berbakat di industri custom sehingga kelak Indonesia bisa jadi tuan rumah di negeri sendiri.

0 Comments

Lowongan Terbaru