real
        time web analytics

Dari Kami

Ingat! Game Tester Enggak Sekadar Main Game


TOPCAREER.ID – Bermain game di smartphone atau personal computer saat ini seolah menjadi kebutuhan seiring dengan pemunculan game-game terbaru. Pesatnya perkembangan industri ini membuat profesi game tester kian laris. Tapi, ingat profesi ini jangan dianggap cuma main game saja.

Para gamers pasti mendambakan menjadi seorang game tester lantaran ekspektasi bisa bermain sepuasnya sebelum game itu rilis. Kamu perlu tahu dulu fakta-fakta soal game tester sebelum mencobanya.

Game Tester Enggak Cuma Bermain Game

Selain berperan untuk mewakili kebutuhan konsumen, game tester juga perlu memiliki pola pikir seperti staf quality control. Hal itu untuk melakukan review sambil bermain, sekaligus meneliti detail teknis game seperti apa.

Tak sampai di situ, selain melakukan uji coba dan menangkap kesalahan di dalam game itu, game tester juga perlu untuk mencoba perangkat game lainnya, seperti konsol atau software serta fitur lainnya yang terkait.

Mampu Berkomunikasi dengan Baik

Kemampuan komunikasi yang baik sangat menunjang profesi sebagai game tester. Karena setelah menemukan kesalahan atau ketidaknyamanan selama permainan, game tester harus bisa mengemukakan laporan yang telah ia buat serta mendeskripsikannya secara jelas.

Jika tidak pandai berkomunikasi dalam memberikan kesalahan-kesalahan yang terjadi, maka tim developer game pun akan kesulitan dalam melakukan perbaikan.

Industri yang Kompetitif

Persaingan kerja di antara game tester sangatlah ketat, apalagi jika seorang game tester itu tak bisa menyelesaikan proyeknya sesuai harapan perusahaan. Jika sudah begitu, perusahaan tak akan mempekerjakan kembali lantaran masih banyak talenta baru di luar sana.

Untuk itu, enggak cuma sekadar passion yang kuat terhadap industri game ini, kamu perlu punya komitmen tinggi di tiap proyek yang dikerjakan.

Kondisi Kerja Penuh Tantangan

Jangan dikira seorang game tester bakal menguji game yang sesuai dengan keinginannya. Perusahaan bebas memberikan game apa yang bakal diuji. Apalagi game yang dites itu masih dalam tahap uji coba sehingga dari segi tampilan belum sempurna seperti yang ada di pasaran.

Tak jarang, game tester harus memainkan satu game hingga berulang-ulang. Hal itu untuk mencegah terjadinya kesalahan yang terlewat. Jika satu kesalahan terlewat maka alur game bisa bermasalah bahkan gagal.

Enggak Semua Gamer Bisa Jadi Game Tester

Game tester itu jangan dibayangkan cuma asyik main game layaknya seorang gamer. Karena game tester harus memiliki ketelitian yang tinggi serta andal melewati seluruh level melalui berbagai kombinasi metode untuk menemukan kemungkinan kesalahan dan bugs.

0 Comments

Rekomendasi

Terkait

Lowongan Terbaru