real
        time web analytics

Dari Kami

Ingat! Sales yang Sukses Bukan Cuma Jualan


Sales yang Sukses Bukan Cuma Jualan

TOPCAREER.ID – Saat melakukan penjualan, biasanya orientasi sales atau penjual ini, ya melakukan penjualan sehingga ia bisa segera memperoleh keuntungan. Tapi, ternyata mindset seperti itu salah dalam dunia penjualan. Kalau mindset-nya hanya melakukan penjualan, maka tidak akan sukses. 

Hal itu seperti yang dikatakan oleh Senior Trainer TopSkill Institute, Mellasri saat ditemui oleh TopCareer.id. Menurut Mella, seorang sales atau penjual bukan sekadar melakukan penjualan, melainkan bagaimana caranya menemukan kebutuhan customer/klien. 

“Jadi, dunia penjualan itu bukan menjual produk. Kalau hanya menjual produk ya orang akan menolak. Yang penting itu mencari kebutuhan orang, kebutuhannya apa,” kata Mella yang sudah lama bergelut dalam bidang penjualan, khususnya industri perbankan. 

Kalau sudah tahu apa kebutuhan customer, lanjut Mella, baru kemudian dicocokkan dengan manfaat yang ditawarkan oleh produk/jasa yang dijual. Itu juga artinya, sebagai sales harus mampu menemukan solusi atas permasalahan customer

Mella menekankan sekali lagi bahwa tugas seorang sales adalah menciptakan kebutuhan customer. Kemudian yang kedua adalah memberikan solusi yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan customer

“Makanya kalau menjual produk di depan itu kita pasti ditolak orang. Kita harus menggali, mencari tahu kebutuhannya orang. Kami mengajukan solusi bukan jualan produk.” 

“Mulai dari cara menelepon. ‘Halo selamat siang Pak, kami dari bank A mau menawarkan produk ini.’ Kalau seperti itu sudah salah, orang langsung nolak. ‘Halo Pak, apa kabar? Bagaimana bisnisnya, apakah lancar.’ Bagaimana caranya mengetahui apa yang dibutuhkan customer dulu,” lanjut Mella. 

Mella menambahkan, itu baru secuil cara menggali kebutuhan customer dari permukaan saja melalui telepon. Mella menyarankan untuk menggali kebutuhan atau melakukan penjualan secara tatap muka yang akan lebih mengandalkan interpersonal skill si penjual atau keterampilan berkomunikasi. 

Nah, jika solusi sudah dihadirkan atas kebutuhan customer, dan sebaliknya customer pun sudah cocok dengan manfaat yang diberikan, maka selanjutnya adalah soal hitung-hitungan harga. “Baru deh, di situ masuk yang namanya negotiation skill,” pungkas Mella. 

Kemampuan negosiasi ini seperti tahap lanjutan setelah berhasil melakukan penjualan kepada customer.

 

0 Comments

Rekomendasi

Terkait

Lowongan Terbaru