real
        time web analytics

Dari Kami

Intip Gaji Chef, Mulai dari UMR Sampai Puluhan Kali Lipat


TOPCAREER.ID – Setelah kenal beragam level pekerjaan di dapur profesional sebagai seorang chef, coba nih kenalan sama gajinya. Untuk level paling bawah, seperti helper setidaknya bisa terima gaji sebesar Upah Minimum Regional (UMR). Sementara, kalau tingkat paling atas ya bisa berkali-kali lipat.

Hal itu seperti yang disampaikan olehTechnical Chef di PT Mulia Boga Raya, Muhammad Septian Hidayat. Ia yang sudah berpengalaman keluar masuk restoran hotel ternama, menyebut chef dengan minim pengalaman bisa terima gaji minimal UMR tergantung daerahnya. Namun, Septian enggan menyebut besarannya secara detail. 

“Maksimalnya bisa besar banget banget, maksimalnya bisa berapa puluh kali lipat, tergantung posisi kan. Kalau helper masih ada yang UMR, di bawah UMR. Paling kecil rata-rata sih UMR. Kalau tertinggi posisi executive chef itu puluhan juta,” kata Septian kepada TopCareer.id dalam sambungan telepon. 

Kalau berdasar pada data yang dilampir dari Salary Expert, misal gaji chef di Bali rata-rata mencapai Rp177.077.631 per tahun atau tarif per jam setara Rp85.133. Selain itu, mereka mendapatkan bonus rata-rata Rp4.834.219 per tahun. 

Sementara, gaji chef berdasar pengalamannya, untuk yang entry level (1-3 tahun pengalaman) mendapatkan gaji rata-rata sebesar Rp130.998.139 per tahun. Di sisi lain, seorang chef tingkat senior (8 tahun pengalaman atau lebih) mendapatkan gaji rata-rata Rp219.668.188 per tahun.

Itu kalau untuk regional Bali, sementara untuk gaji rata-rata chef di Indonesia adalah Rp205.277.655 per tahun atau tarif per jam setara Rp98.691. Selain itu, mereka mendapat bonus rata-rata Rp5.604.080 per tahun. Gaji tertingginya sekitar Rp254.650.858 per tahun.

Agak berbeda dengan chef pastry nih. Rata-rata gaji chef pastry di Indonesia adalah Rp186.925.885 atau tarif per jam setara Rp89.868. Mereka mendapatkan bonus rata-rata Rp4.579.684 per tahun. 

Di luar penerimaan gaji per bulan atau per jam, seorang chef juga akan mendapatkan uang tambahan atau semacam insentif. Biasanya insentif tersebut didapat dari sevice charge yang dibebankan pada pelanggan restoran atau hotel. 

“Biasanya diambil dari service-nya, akumulatif untuk semua departemen. Service charge paling, kemudian dari tips akumulatif dari server. Ada yang ada tips akumulatif, ada yang enggak,” ucap Septian yang pernah bekerja di Santika Premiere Hayam Wuruk. 

Namun, kata dia, semua itu tergantung dari kebijakan hotel atau restoran tempat bekerja seperti apa. Lagipula service charge yang dikenakan hotel atau restoran terhadap pelanggan itu besarannya berbeda-beda, mulai dari 5 persen hingga 10 persen. 

 

0 Comments

Lowongan Terbaru