real
        time web analytics

Dari Kami

Keren! Gambar Sketsa Wajah Bantu Polisi Tangkap Orang Jahat


TOPCAREER.ID – Enggak cuma bisa dijual ke orang-orang yang membutuhkan souvenir pernikahan atau kado kenang-kenangan, kemampuan menggambar sketsa wajah juga bisa dijual ke polisi. Buat apa? Ya, buat membantu polisi dalam mencari orang-orang kriminal yang sebelumnya sulit dikenali. 

Seniman sketsa kriminal tentu akan membantu penegakan hukum dengan menggunakan keterangan saksi untuk menciptakan kemiripan tersangka. Seniman sketsa kriminal juga kerap dikenal sebagai seniman forensik.

Sketsa mereka ini nantinya digunakan oleh polisi atau dirilis ke publik untuk membantu menangkap penjahat. Misal, pada kasus penyerangan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan beberapa waktu lalu, yang kemudian polisi rilis sketsa wajah yang diduga pelaku teror. 

Selain penjahat, mereka juga kerap diminta membuat sketsa orang hilang yang kemungkinan sudah berubah. Bahkan, ada yang mengkhususkan diri untuk merekontruksi wajah serta melakukan sketsa berdasarkan perkembangan usia atau dari sisa-sia struktur tulang. 

Senimat sketsa ini lebih sering bekerja sebagi freelancer untuk beberapa departemen kepolisian. Para profesional ini bisa dipanggil kapan saja. 

Gaji 

Dilansir dari Study.com, pada 2015 berdasar Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika Serikat, semua seniman termasuk seniman sketsa dan ilustrator, memperoleh gaji rata-rata tahunan sebesar USD46.460. 

BLS memperkirakan tingkat pertumbuhan lapangan kerja sebesar 3 persen untuk semua seniman baik dari tahun 2014 hingga 2024. Di Indonesia sendiri, orang yang menggambar sketsa untuk polisi bisa dibayar Rp400 ribu untuk satu sketsanya. 

Requirement

Tnetu saja bakat menggambar alami sangat diperlukan, kemudian ditambah keterampilan mewawancarai sama pentingnya untuk memperoleh informasi yang dapat dipercaya. Namun, tidak ada requirement yang ditetapkan untuk menjadi seniman sketsa kriminal.

Namun, pelatihan formal sangat dianjurkan. Banyak seniman sketsa yang mengasah keterampilan mereka melalui kursus dan program pelatihan yang disponsori oleh lembaga.

Sementara, jika terkait dengan pelatihannya maka akan mempelajari pendekatan interaktif dan fokus pada struktur wajah, studi kasus, strategi wawancara, pandangan depan dan profil dan teknik menggambar sehubungan dengan usia, ras dan jenis kelamin.

 

0 Comments

Lowongan Terbaru