real
        time web analytics

Dari Kami

Leader di Indonesia Jarang Tunjukkan Apresiasi pada Karyawan


Ilustrasi.

TOPCAREER.ID – Hasil survei Global Leadership Study pada 2017 oleh Dale Carnegie menyebut bahwa hanya 36 persen atasan di Indonesia yang mau mengapresiasi pekerjaan karyawannya. Padahal itu jadi salah satu perilaku pemimpin yang mampu memotivasi serta menginspirasi karyawan selama bekerja. 

Menurut survei tersebut, sebesar 84 persen karyawan Indonesia menginginkan pemimpinnya mampu menunjukkan apresiasi kerja yang dinilai sebagai perilaku paling penting seorang pemimpin dan bisa memotivasi kinerja karyawan dan perusahaan. 

Sincere appreciation 84 persen di Indonesia, dan kenyataannya 36 persen atasan yang memberikan apresiasi, itu gap-nya 48 persen, hampir setengah. Boleh dikatakan setengah dari leader itu tidak pernah memberi apresiasi tulus kepada karyawannya, jarang sekali memberi apresiasi,” kata Director National Marketing Dale Carnegie Indonesia, Joshua Siregar.

Menurut Joshua, kemungkinan kenapa pemimpin Indonesia jarang memberikan apresiasi karena faktor budaya. Joshua membandingkan perilaku memberikan apresiasi itu dengan Amerika yang lebih sering melakukannya. 

Jika menengok angka survei secara global, ada 40 persen lebih pemimpin seluruh dunia yang mampu menunjukkan apresiasi kepada karyawannya yang bekerja dengan baik. 

Perilaku pemimpin yag memotivasi karyawan

Selain menunjukkan apresiasi, ada dua perilaku pemimpin lainnya yang diinginkan karyawan sehingga mampu memotivasi dan meningkatkan kinerja karyawan dan perusahaan. Kedua perilaku tersebut, yakni berani mengakui kesalahan serta mampu mendengarkan dan mengahargai pendapat. 

Dari hasil studi Global Leadership Study pada 2017, sebesar 88 persen karyawan Indonesia menginginkan pemimpin yang menghargai pendapat orang lain, dan 80 persen menyatakan bahwa perilaku mengakui kesalahan sendiri jadi hal penting yang dimiliki seorang pemimpin. 

Namun, kenyataannya hanya 37 persen pemimpin yang mau mengakui ketika melakukan kesalahan dan sebesar 36 persen pemimpin yang konsisten mendengarkan pendapat orang lain. 

“Karyawan menuntut pemimpin yang mau mengakui dia melakukan kesalahan, ya ngakunya memang salah karena bertanggung jawab. Kemudian, pemimpin yang efektif adalah pemimpin yang mau mendengarkan dan menghargai pendapat karyawan,” papar Joshua. 

Dalam studi yang sama, Dale Carnegie menyimpulkan bahwa adanya beberapa perilaku pemimpin yang mampu memotivasi dan menginspirasi karyawan: 1) Memberi apresiasi dan pujian yang tulus, 2) Jujur dan berintegritas, 3) Berani mengakui kesalahan, serta 4) Benar-benar mendengarkan dan menghargai pendapat.

Studi ini melibatkan sekitar 4.400 pekerja tetap di 17 negara - termasuk Indonesia, mulai dari tingkat karyawan hingga direktur atau pemilik perusahaan, dengan metode online web-based survei. Di Indonesia, studi menyertakan sekitar 205 pekerja dari perusahaan kecil hingga besar, dengan usia di atas 21 tahun. 

 

0 Comments

Lowongan Terbaru