real
        time web analytics

Dari Kami

Lima Cara Ciptakan Produktivitas di Kantor


Ilustrasi.

TOPCAREER.ID – Jajak pendapat yang dilakukan Sage (perusahaan dalam aspek informasi sumber daya manusia) terhadap 3.500 karyawan, mengaku bahwa kurang dari 30 jam dalam seminggu merupakan waktu produktif mereka. Jika lebih dari itu, karyawan hanya bekerja tetapi tidak menghasilkan. Nah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan perusahaan untuk meningkatkan produktivitas karyawan.

1. Tawarkan kerja fleksibel dan jarak jauh

Sage mengemukakan, 81 persen karyawan yang mereka jajaki menempatkan pentingnya kerja yang fleksibel. Saat ini, karyawan 'selalu aktif', bekerja lebih lama, dan bahkan pada waktu akhir pekan juga. Namun, model tradisional berada di kantor 9-5 merupakan peninggalan yang masih dilakukan.

Mengapa karyawan tidak harus bekerja dari jam 7 pagi dan selesai lebih awal jika mereka lebih produktif di pagi hari? Mengapa orang tua harus melewatkan sekolah hanya agar terlihat berada di kantor, padahal mereka mungkin bekerja di malam hari juga? Pertimbangkan kebijakan kerja yang fleksibel dan dari bekerja secara remote (jarak jauh). 

2. Kurangi table ping pong dan permainan kantor

Sekitar 5 persen responden mengatakan bahwa mereka menghargai permainan kantor seperti meja pingpong di kantor. Faktanya, lebih dari setengah karyawan (53 persen) berpikir bahwa bermain di kantor mengganggu dan menurunkan produktivitas.

Namun, luar biasa, 40 persen pengusaha menganggap permainan di kantor penting bagi karyawan. Saatnya untuk mempertimbangkan kembali game kantor di tempat kerja dan tanyakan pada dirimu: apakah mereka benar-benar menambah nilai?

3. Hargai karyawan

Apa yang karyawan inginkan lebih dari sekadar permainan kantor berdasar penelitian kami, yakni merasa dihargai di tempat kerja dan diakui untuk pekerjaan yang mereka lakukan. Sebanyak 66 persen responden mengatakan ini sangat penting.

Pekerja tidak termotivasi oleh acara perusahaan. Mereka hanya ingin bosnya mengatakan: “Pekerjaan hebat.” Mereka ingin merasa bahwa perusahaan mereka menghargai kontribusi yang mereka hasilkan.

Ada banyak kemungkinan cara perusahaan melakukan hal ini. Mulai dari pelatihan bagi manajer hingga umpan balik berkelanjutan, atau pengakuan rekan-ke-rekan, sampai hanya mengucapkan “terima kasih” sederhana.

4. Dukung kesejahteraan pekerja

Seperti dilansir dari Sage Advice, sebesar 39 persen responden mengatakan bahwa mereka percaya tim HR (human resources) and People dapat berbuat lebih banyak untuk meningkatkan kesehatan di tempat kerja.

Apakah itu menawarkan keanggotaan olahraga bersubsidi, menyediakan buah gratis, memastikan ada dukungan kesehatan mental di tempat, atau menunjukkan pada tingkat yang lebih luas bahwa perusahaan menghargai kesehatan dan kesejahteraan karyawan melalui budaya yang ditanamkan.

5. Ciptakan pengalaman karyawan yang hebat

Sekitar 78 persen responden mengatakan bahwa pengalaman mereka sebagai karyawan memiliki dampak besar pada produktivitas. Bahkan angkanya lebih tinggi hingga 92 persen untuk generasi yang lebih muda - demografi yang akan membentuk 50 persen dari angkatan kerja pada tahun 2020.

Setiap orang didorong oleh tujuan dan aspirasi yang berbeda. Beberapa karyawan termotivasi oleh uang. Yang lain menginginkan keseimbangan kehidupan kerja yang hebat. 

 

0 Comments

Lowongan Terbaru