real
        time web analytics

Dari Kami

Lingkup Kerja Okupasi Terapi


TOPCAREER.ID – Profesi Okupasi Terapi (OT) masih sangat langka di Indonesia. Permintaan akan profesi ini diyakini sangat tinggi. Lantas bagaimana lingkup kerja si OT?   

Beberapa kondisi yang dapat ditangani oleh seorang Okupasi Terapis antara lain gangguan perkembangan, gangguan sensori, gangguan system saraf, gangguan jantung, gangguan sistem, gangguan pada kulit, cidera, gangguan otot pada dan sendi, gangguan kognisi dan psikomotor, gangguan kesehatan mental.

Contohnya pasien stroke diajarkan pakai baju sendiri, lalu melatih anak-anak berkebutuhan khusus yang mengalami keterlambatan pertumbuhan. Contoh pada anak, Okupasi Terapis banyak berperan dalam membangun kemandirian anak-anak berkebutuhan khusus seperti Down Syndrome, Attention Deficit & Hyperactivity Disorders, Attention Deficult Disorder, Cerebral Palsy, Learning Disorder, dan lain sebagainya.

Bagi yang belum tahu, di Indonesia hanya ada dua Perguruan Tinggi yang membuka jurusan tersebut, salah satunya adalah Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI). Program studi ini menghasilkan Ahli Madya Okupasi Terapi yang mumpuni dalam melatih seseorang yang memiliki gangguan fisik serta jiwa untuk mampu mandiri dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Program Pendidikan Vokasi UI merupakan pendidikan tinggi kejuruan diploma (D3) dimana lulusannya diarahkan untuk menguasai kemampuan dalam bidang kerja tertentu sebagai tenaga kerja di industri, lembaga pemerintahan/swasta atau berwiraswasta.

Program Vokasi UI menerapkan kurikulum 3:2:1 dimana selama 3 semester mahasiswa belajar teori dan praktik di laboratorium, 2 semester studi kerja di dunia industri dan 1 semester magang. Vokasi UI bermitra dengan berbagai industri terkait sesuai dengan pilihan prodi yang ada serta menyusun kurikulum sesuai dengan perkembangan kebutuhan profesi.

 

0 Comments

Skills