real
        time web analytics

Dari Kami

Mau Jadi Dubber, Langsung Casting Atau ...?


TOPCAREER.ID – Untuk kamu yang merasa memiliki suara unik dan ngebet mau jadi dubber (pengisi suara), pertimbangkan untuk masuk pelatihan dulu ya sebelum benar-benar ambil jalur casting langsung. 

Salah seorang penyulih suara (voice over talent/dubber) profesional, Tisa Julianti tidak menyarankan pemula untuk langsung mengikuti casting, meski sebenarnya sah-sah saja. Duh! Kenapa?

“Langsung aja ke pelatihannya. Kalau orang baru yang benar-benar belum tahu dunia ini kalau mau casting cuma bikin capek aja,” ucap Tisa saat ditemui TopCareer.id beberapa waktu lalu. 

“Karena misal pas kita datang untuk take, tahu enggak nih jarak mulut ke mic, nah. Terus disuruh baca, kaku, enggak tahu mau bagaimana, lalu mimiknya, kalau enggak ada ilmunya bagaimana.”

Untuk itu, ia lebih menyarankan agar mengikuti pelatihan terlebih dahulu. Kecuali bagi mereka yang sudah memiliki basic ilmu teater. Tisa percaya bahwa orang-orang yang sudah terbiasa dengan ilmu teater akan lebih mudah beradaptasi terkait pekerjaan sulih suara ini.

Selain belajar lebih dalam soal ilmu sulih suara, lewat pelatihan dubber juga, bakal dibagi informasi soal casting apa saja yang tengah dibutuhkan. Sambil berlatih, bisa langsung coba-coba diaplikasikan ilmunya. 

“Biasanya informasi datang dari situ. Misal casting di tempat ini-ini. Kalau (ikut) pelatihan juga kan jadi ada portofolionya,” tambah ibu dua anak ini.

Lantas berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk masuk dalam pelatihan dubber? Tisa menyebut setidaknya paling cepat itu bisa sekitar 6 bulan, dan langsung dipraktikkan di studio-studio. 

“Ada juga yang setahun dua tahun. Sekitar segitu lah. Pelatihan seminggu sekali, ada yang 7 jam sehari, seminggu sekali. Sambil pelatihan juga main ke studio, ‘Mas kalau ada satu kalimat boleh enggak aku isi,’ jadi nambah koneksi,” ujar Tisa.

Cepat atau lambatnya pembelajaran selama ikut pelatihan, lanjut Tisa, akan kembali lagi pada bakat dan kepercayaan diri seseorang. Namun, setidaknya lewat pelatihan, alur menjadi dubber professional bisa tampak jelas.

 

0 Comments

Rekomendasi

Terkait

Skills