real
        time web analytics

Dari Kami

Melihat Masa Depan Sommelier di Indonesia


TOPCAREER.ID – Mengingat pertumbuhan insdustri hospitality kini semakin diminati, sommelier atau ahli wine menjadi salah satu profesi yang diproyeksi bakal sangat dibutuhkan. Bahkan, Indonesia dibidik menjadi negara yang laris dalam mengimpor minuman beralkohol, seperti wine dan spirit.

Ditambah analisis dari International Wine & Spirits Research (IWSR) 2014-2016, total konsumsi minuman bir, wine, spirit diprediksi melonjak hingga 1,2 miliar kemasan pada 2019. Dan pada 2020, Asia Tenggara akan menyumbang 30 persen dari bisnis wine se-Asia. Hal itu seolah menjawab peluang kerja bidang sommelier.

Bahkan di Indonesia, kini sudah banyak restoran yang tak lagi sungkan membuat wine sebagai spesialisasi mereka, seperti Wine & Cheese. Dengan potensi pertumbuhan industri wine itu, skill-skill seperti sommelier pun bakal sangat dibutuhkan.

Menariknya lagi, Indonesia sudah berani ikut dalam Pro Wine Asia 2018 yang merupakan ajang pameran perdagangan wine dan spirit terbesar di Asia Tenggara. 

Lantas profesi sommelier itu seperti apa? Sommelier pasti paham pengetahuan mendalam dan segala hal terkait wine. Mereka biasanya bekerja di restoran dan bertugas merekomendasikan wine yang tepat kepada tamu.

Sommelier juga paham ketika ditanya soal cita rasa wine, proses pembuatan wine, dan pada tahun berapa wine tersebut dipanen. Kemudian tentunya kemampuan memadankan antara makanan dan jenis wine yang pas.

“Kami memahami nama-nama wine dengan sangat baik, dan telah mencicipi hampir semua wine dalam daftar. Jadi, kami memiliki posisi yang baik untuk membantu tamu dalam memilih wine yang tepat dari banyak pilihan,” kata sommelier dari Amerika, David Kurka dalam laman Inc.com.

Setelah bertemu dengan pelanggan, hal pertama yang dilakukan oleh sommelier adalah bertanya. Pertanyaan pertama yang mungkin diajukan oleh sommelier adalah makanan apa yang hendak dipesan.

Dengan begitu, mereka bisa merekomendasikan kira-kira wine apa yang tepat untuk disandingkan dengan makanan tersebut. Rekomendasi yang diberikan sommelier juga berdasarkan harga yang sesuai dengan pelanggan.

Dan ketika sommelier dituntut bisa mencocokkan wine dengan jenis makanan, maka sommelier bukan cuma memiliki pengetahuan mendalam soal wine saja. Para sommelier juga perlu tahu tentang rasa makanan dan paham bagaimana proses memasaknya.

0 Comments

Lowongan Terbaru