real
        time web analytics

Dari Kami

Memilih Sparepart Motor Menurut Ahlinya


TOPCAREER.ID – Memilih sparepart kendaraan KW biasanya jadi jalan cepat agar kebutuhan bisa segera terpenuhi. Namun, menurut ahli mesin atau mekanik motor, sparepart KW biasanya lebih cepat rusak, bukannya hemat malah boros. Jenis-jenis sparepart juga macam-macam, ada yang resmi (original), KW, dan aftermarket. 

Masing-masing jenis sparepart itu memang punya perbedaan, termasuk dari segi kualitas yang dihasilkan. Senior Advisor di Yamaha Permata Motor, Lukman menjelaskan perbedaan antara jenis sparepart asli atau original equipment manufacturer (OEM), KW dan aftermarket. 

Untuk produk aftermarket sendiri merupakan produk yang diciptakan oleh pabrikan lain , di mana produk tersebut dijual dengan merk sendiri , dan pabrikan ini tidak menyuplai produknya ke pabrikan otomotif.

“After market biasanya dia punya merek sendiri, bentuk sama fungsi sama kayak spare part asli,” kata Lukman kepada TopCareer.id. 

Sparepart aftermarket kerap dijadikan pilihan dalam memilih sparepart karena kualitasnya masih di atas sparepart KW. Tapi, sekali lagi perlu diingat bahwa material, desain, serta kualitasnya tidak sama dengan sparepart asli. 

Kualitas sparepart asli sudah pasti bagus, tapi bukan berarti sparepart aftermarket selalu di bawah sparepart asli. Banyak juga suku cadang aftermarket justru dibuat oleh produsen terkenal dari dalam negeri atau luar negeri dengan kualitas yang mungkin lebih baik dari yang asli. 

Kalau sparepart KW, kualitasnya sudah pasti berada di bawah sparepart original. Lukman mengatakan, biasanya sparepart KW bungkusnya hampir sama seperti sparepart asli, tapi kualitasnya berbeda cukup jauh.

“Nah kalau KW, bentuk sama, merek sama, cuma yang membedakan di barcodenya. Kalau yang asli Yamaha itu ada hologramnya. Kalau sparepart original biasanya bisa 2 kali lipat dari sparepart yang KW kekuatannya,” ujar Lukman. 

Sparepart original, tambah Lukman, sama dengan yang digunakan pada produksi motor atau kendaraan baru, performanya pun ikut seperti baru. 

Lukman lebih lanjut menyatakan, karena kualitas sparepart KW yang buruk, maka komponen pun akan cepat rusak, umur tidak akan lama. 

“Efeknya kalau pakai sparepart yang KW malah lebih cepet haus, dibanding sparepart original. Kalau pakai original, misal ganti kampas rem, umurnya sama kayak kita pakai yang di motor baru.”  

 

0 Comments

Rekomendasi

Terkait