real
        time web analytics

Dari Kami

Native Ads Jadi Solusi Tren Digital Marketing 2018


TOPCAREER.ID – Ada solusi baru di bidang konten marketing digital bagi yang mau promosi dagangan. Namanya native ads. Dalam survei yang dilakukan oleh GetCraft, brand-brand di Indonesia mengalokasikan 20-30 persen total anggaran media mereka untuk native ads pada 2017. Bagaimana di 2018?

Kalau advertising yang biasa dikenal itu promosi bersifat langsung, nah sementara native ads adalah iklan yang promosinya tidak dengan menunjukkan kelebihan atau manfaat suatu produk/layanan tersebut secara langsung. 

Kalau advertorial biasanya akan langsung mengajak pembaca/penontonnya untuk membeli atau mengkonsumsi produk yang ditawarkan. Native ads memberikan informasi yang berguna terkait produk atau layanan, mirip seperti berita. 

Konten native ads ini dibuat sedemikian rupa hingga pembaca digiring merasa membutuhkan produk tersebut, tidak langsung memberikan ajakan atau unsur-unsur jualan. 

Native ads menyediakan lebih banyak konteks pembaca dan sangat berguna untuk kampanye dalam fase mendidik. Mereka membutuhkan sebuah pendekatan yang lebih pribadi dan unik, seperti banyak pesan kreatif dan brand terlibat,” William Utomo, Chief Operating Officer IDN Media dalam laporan GetCraft.

GetCraft menyebut, pangsa pasar rata-rata dari native ads tetap sama di 2018. Namun, sebanyak 16 persen brand akan mengalokasikan lebih dari setengah anggaran media mereka untuk native ads. Hanya 9 persen dari brand yang melakukan alokasi sama.

“Mempertimbangkan temuan kami pada bulan Mei bahwa 31 persen dari total anggaran media ke digital, menunjukkan bahwa sebagian besar pangsa digital sekarang masuk ke native ads, sebuah tren yang dicocokkan oleh optimisme di antara publisher dan influencer,” sebut GetCraft dalam Indonesia Native Advertising and Influencer Marketing Report 2018

Native ads ini telah mengambil alih tempat sebagai iklan yang dinilai efektif menghasilkan pendapatan bagi publisher. Responden GetCraft memberikan skor efektivitas native ads sebesar 3,1 dari 4 poin. Iklan bergambar diberi peringkat kedua dengan skor 2, diikuti affiliate links, dan widget rekomendasi.

GM Marketing Group Kompas Gramedia, Dian Gemiano memperhatikan bahwa pendapatan iklan asli mereka meningkat 10 persen dari tahun ke tahun selama tiga tahun terakhir. 

“Jika kami dapat memperluas kapasitas kami, saya yakin itu pertumbuhan bisa jauh lebih tinggi,” kata Dian. Ia memperkirakan bahwa pendapatan iklan asli Kompas bisa tumbuh 70-80 persen pada 2018.

 

0 Comments

Lowongan Terbaru