real
        time web analytics

Dari Kami

Paramedis di Kereta, Pusing Nggak Ya


TOPCAREER.ID – Tidak melulu harus berdinas di rumah sakit. Paramedis nyatanya juga menjadi profesi yang sangat dibutuhkan dalam dunia perkeretaapian. 

Terjaganya kondisi kesehatan pekerja sangatlah penting bagi perusahaan agar selama bertugas bisa berjalan dengan selamat dan aman. Khususnya pemeriksaan terhadap Masinis, Assisten Masinis, Kondektur, Teknisi KA dan Polsuska sebelum berdinas, untuk memastikan bahwa masinis dan assisten masinis tersebut dapat menjalankan kereta dengan selamat dan aman. Sehingga memberikan rasa nyaman bagi calon penumpang.

Tanggung jawab dalam pelaksanaan  pelayanan kesehatan tersebut dilakukan oleh Dokter Perusahaan. Secara terperinci, seorang dokter di Kereta Api mempunyai pekerjaan sebagai berikut, Melaksanakan pelayanan kesehatan secara komprehensif meliputi usaha promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitative sesuai Standar Kompetensi Dokter Indonesia. 

Selain itu paramedis tersebut juga harus memberikan rekomendasi rujukan secara selektif untuk pelayanan kesehatan lanjutan; Melakukan Pengujian Kesehatan untuk kepentingan Rekrutmen, pengangkatan Calon Pekerja, Diklat dan Sertifikasi.

Melakukan pemeriksaan kesehatan pekerja secara berkala (medical check up) dan afkir serta follow up medis, rekomendasi dan saran kepada SDM setempat dengan mempertimbangkan : kondisi kesehatan pekerja yang diperiksa, pekerjaan yang sesuai untuk kondisinya dan/ atau rencana evaluasi berikutnya

Melaksanakan posko dan mendukung poskes beserta posrikkes awak ka dalam rangka mendukung kelancaran operasional kereta api

Adapun persyaratan umum menjadi paramedis di KAI antara lain pendidikan harus Farmasi, Keperawatan, Kebidanan, Kedokteran Gigi dan Kedokteran Umum, dengan nilai kelulusan IPK Minimal 2,95. Dalam satu proses seleksi biasanya umur dibatasi, untuk D3 (20-27 tahun), S1 (21-30 tahun). 

0 Comments