real
        time web analytics

Dari Kami

Penyakit Mematikan Ancam Pekerja Kantoran, Apalagi Tak Olahraga


TOPCAREER.ID – Bahaya kesehatan tak hanya mengancam pekerja kasar lantaran rawan terkait keselamatan kerja. Mereka yang bekerja di kantor dengan suasana tenang juga dihantui oleh risiko penyakit-penyakit mematikan. 

Dalam laman Express UK, pekerja kantBahayoran yang duduk hingga 70 persen dari waktu seharian, berisiko tinggi mengembangkan penyakit mematikan. Hal itu juga berlaku bagi anak-anak sekolah yang duduk terlalu lama. 

Para peneliti di University of Bedfordshire memperingatkan bahwa untuk mengurangi risiko kondisi seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi, pekerja kantor perlu bangkit.

“Ketika kita duduk dalam waktu lama kadar gula darah, kolesterol dan tekanan darah dapat meningkat. Menyiasati duduk lama dengan berjalan lambat atau berdiri dapat membantu menjaga kadar gula darah, kolesterol dan tekanan darah yang sehat,” kata Dr Daniel Bailey dari University of Bedfordshire.

 Dalam temuan ini juga menunjukkan bahwa semakin sering anak-anak duduk selama waktu belajar 20 menit atau lebih, semakin tinggi tanda penyakit jantung dan diabetes pada mereka.

Hal senada juga disampaikan oleh personal trainer Golds Gym, Imanuel Adiputra Patandung yang sudah sepuluh tahun bekerja di industri kebugaran. Menurutnya banyak bahaya yang mengancam kesehatan para pekerja kantoran. Apalagi bagi mereka yang tidak menyempatkan diri untuk olahraga.

“Yang pertama risiko lebih rentan terkena serangan jantung yang pasti, kenapa? Duduk lebih dari dua jam itu, kerja jantung semakin lambat, sirkulasi darah dalam tubuh semakin enggak stabil, otot-otot juga mengalami kekakuan,” ucap Imanuel kepada TopCareer.id. 

Laki-laki yang akrab disapa Nuel ini menambahkan, sebenarnya ada tanda-tanda bahwa tubuh sudah dalam keadaan tidak baik-baik saja ketika harus berlama-lama duduk di depan komputer. 

“Contohnya ya orang yang sudah terlalu lama di depan komputer, bahunya merasa sedikit nyeri. Dan pinggang mereka juga akan terasa lebih pegal,” ujar Nuel. 

 

 

0 Comments