real
        time web analytics

Dari Kami

Persiapan yang Dibutuhkan untuk Tes SKD CPNS


Ilustrasi.

TOPCAREER.ID – Usai daftar dan lolos seleksi pemberkasan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018, jangan merasa lega dulu, peserta  harus siap-siap untuk tes selanjutnya, yakni tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD). Agar lolos dalam tahap SKD, ada baiknya lakukan beberapa persiapan.

Tes SKD terdiri dari tiga jenis soal yang dirangkum dalam 100 soal dan memiliki waktu pengerjaan selama 90 menit. Ketiga jenis soal itu terdiri dari 35 soal TWK (Tes Wawasan Kebangsaan), 30 soal TIU (Tes Intelegensia Umum) 30 soal, dan 35 soal TKP (Tes Karakteristik Pribadi).

Semua soal itu dikerjakan dalam sistem Computer Assited Test (CAT) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Nah, sebelum berperang di tes SKD, persiapan yang dirasa paling dibutuhkan adalah belajar kisi-kisi soal yang akan keluar nanti. Tenang, BKN sudah memberikan kisi-kisi tersebut dalam simulasi CAT BKN.

Kepala Bagian Media dan Pengaduan Masyarakat BKN, Yudhantoro Bayu Wiratmoko mengatakan bahwa para peserta yang akan melaksanakan SKD CAT bisa latihan soal dan kisi-kisi dari berbagai media, seperti dari web langsung CAT BKN atau lewat aplikasi dan software.

“BKN itu sudah membuat aplikasi untuk belajar, aplikasi CAT BKN offline. Kami sudah bagi aplikasinya, software-nya. Yang kedua bisa belajar dari simulasi online, kalau punya koneksi internet bisa belajar secar aonline ke www.ctbkn.go.id, atau download aplikasinya dalam bentuk rar, tinggal belajar dari situ,” kata laki-laki yang akrab disapa Bayu ini kepada TopCareer.id.

Dari beberapa media yang direkomendasikan oleh BKN itu, para peserta bisa mempelajari berbagai macam soal yang ada. Dari soal-soal itu setidaknya bisa memberikan gambaran 100 soal yang akan keluar saat CAT SKD CPNS nanti.

Kisi-kisi terkait soal SKD juga tertuang dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, Reformasi dan Birokrasi (Permen PAN RB) Nomor 36 Tahun 2018.

Selain kisi-kisi yang dibagikan secara resmi oleh BKN, memang banyak latihan soal CPNS yang beredar dalam bentuk buku. Namun, Bayu mengaku bahwa pihak BKN tak pernah bekerja sama dengan penerbit atau percetakan terkait kisi-kisi soal CAT SKD CPNS 2018 ini.

Bayu akan lebih menyarankan peserta berlatih lewat kisi-kisi soal resmi yang dibagikan oleh BKN, termasuk yang sudah tersedia dalam simulasi CAT BKN.

Sistem belajar jangan dihapal

Menurut Bayu, ketika peserta kesulitan mengerjakan soal-soal SKD CAT, coba untuk tidak menghapal soal kisi-kisi yang diberikan lewat simulasi atau yang sudah dipelajari. Bayu menegaskan, soal-soal yang beredar itu hanya kisi-kisi, di mana perlu diperluas pembahasannya, bukan sekadar dihapal saja.

“Kebanyakan belajar itu menghapal soal. Misal 1825 itu peristiwa apa? Perang Dipnogero kan? Nah, dari situ dipelajari lagi perang-perang sejarah zaman dulu, itu namanya kisi-kisi. Kalau hanya ngapalin ya namanya ngapalin saja,” ujar Bayu di kantor BKN pusat.

Bayu menambahkan, yang penting itu bagaimana teknik belajarnya, tidak mungkin hanya mengandalkan hapalan. Apalagi soal-soal yang dibuat itu selalu baru dan dalam jumlah yang banyak.

Sementara itu, persiapan saat hari pelaksanaan tes juga jangan dilupakan, kira-kira apa yang perlu dibawa agar tak ada kendala selama prosesnya. Menurut Bayu, peserta nanti cukup membawa KTP kemudian Kartu Keluarga (KK), dan kartu peserta yang sudah didapat ketika lolos seleksi administrasi.

Bayu mengingatkan pada peserta agar tidak membawa hal-hal yang aneh, seperti yang pernah terjadi pada tes SKD CPNS tahun sebelumnya. Benda-benda aneh yang dimaksud Bayu seperti jimat atau contekan dalam beragam bentuk.

0 Comments

Lowongan Terbaru