real
        time web analytics

Dari Kami

Pertanyaan Ini Bantu Bikin Resume Kerja yang Nendang


TOPCAREER.ID – Membuat resume yang nendang itu emang gampang-gampang susah. Pelamar pun berjuang bagaimana caranya bikin resume yang menggambarkan bahwa mereka bisa bekerja dengan baik. Salah satu cara bikin resume yang mengena, yakni coba pikirkan yang sudah kamu berikan atau tinggalkan di perusahaan lamamu. 

Executive resume writer, Laura Smith-Proulx mengatakan cara efektif yang bisa mendeskripsikan pengalaman kerja sebelumya adalah dengan menjawab pertanyaan, “apa warisan yang kamu tinggalkan di perusahaan sebelumnya?”

“Mengajukan pertanyaan ini ketika kamu membaca kembali setiap butir dan uraian resume dapat membantu fokus pada tanda yang telah dibuat di setiap perusahaan dan tahu apakah deskripsimu menceritakan kisah itu,” kata Laura dalam laman CNBC. 

Mungkin, kamu hebat dalam membangun konsensus, menemukan peluang pasar baru atau memimpin tim. Apapun masalahnya, resume yang kamu buat harus secara eksplisit menyatakan bagaimana kamu melakukan perubahan dan pembaca harus memahami bagaimana kantormu berubah dengan posisimu di dalamnya. 

“Jadilah deskriptif. Gunakan angka. Benar-benar menunjukkan pencapaian itu melalui metric,” kata Smith-Proulx.

Untuk menyoroti hasil sebelumnya, cobalah rumus tiga langkah ini yang direkomendasikan oleh rekrutmen Google: “X yang sudah dikerjakan, yang diukur dengan Y, dengan melakukan Z.”

Misalnya, jika kamu memiliki pekerjaan teknis atau yang sifatnya teknikal, jangan hanya cantumkan daftar tools atau platform yang kamu kerjakan. Jelaskan caramu membuat berbagai hal menjadi lebih baik.

Tuliskan hal-hal seperti: “Saya meningkatkan waktu respons permintaan server hingga 15 persen dengan merestrukturisasi API kami.”

Kamu juga dapat menggambarkan situasi sebelum mengambil kepemilikan suatu proyek. Misalnya, kamu bisa menulis, “Meluncurkan Instagram perusahaan kami, meningkatkan pengikut dari 1 hingga 300.000 hanya dalam satu tahun.”

Jika melamar pekerjaan baru saat proyek masih berjalan, Smith-Proulx menyarankan untuk menyebutkan hasil yang diharapkan.

“Ini bisa sesederhana, 'jika kita mengejar pasar yang diproyeksikan ini, kita (memperkirakan) pendapatan ini.’ Tunjukkan bahwa kamu menempatkan sesuatu yang bisa ditindaklanjuti ketika dieksekusi.”

Akhirnya, meskipun konvensi populer untuk sebuah resume adalah daftar pengalaman kerja dalam urutan kronologis terbalik, Smith-Proulx memperingatkan eksekutifnya untuk tidak mengikuti format ini. 

“Sebaliknya, mulailah dengan pekerjaan yang berdampak paling keren. Jangan mengubur yang baik,” ujarnya.

 

0 Comments

Lowongan Terbaru