real
        time web analytics

Dari Kami

Perusahaan Ini Coba Konsep Kerja 4 Hari dalam Seminggu, Hasilnya?


Ilustrasi.

TOPCAREER.ID – Perpetual Guardian menemukan bahwa ketika karyawan mereka bekerja empat hari dalam seminggu, produktivitas meningkat sebesar 20 persen selama percobaaan. Dan karyawan lebih saling terikat satu sama lain serta tampak antusias. 

“Kami telah membuktikan konsep dan mengembangkan model yang dapat diterapkan untuk bisnis kami, dan kami telah membentuk KPI (key performance indicator) bagi para pemimpin dalam bisnis kami untuk memastikan produktivitas dan layanan pelanggan dipertahankan,” kata pendiri dan Managing Director Perpetual Guardian, Andrew Barnes dikutip dari Lifehacker Australia.

Jam kerja yang diperpendek membantu meningkatkan fokus dan konsentrasi. Misalnya, ada lebih sedikit pertemuan dan waktu yang dihabiskan untuk media sosial dikurangi. Dan dengan mengurangi jumlah orang di kantor pada satu waktu, ada sedikit kebisingan yang terjasi, malah membantu konsentrasi.

Beberapa pekerja bereksperimen dengan tanda, seperti bendera di meja mereka sehingga yang lain tahu untuk tidak mengalihkan perhatian mereka ketika bekerja. Karena penelitian menyebutkan bahwa pemulihan dari interupsi atau gangguan dapat menjadi pengisap produktivitas yang besar. 

“Pengusaha yang cerdas menangkap fakta bahwa karyawan semakin menuntut keseimbangan kehidupan kerja yang lebih baik dan kesempatan untuk menyelesaikan pekerjaan di tempat dan waktu non-tradisional. Hari kerja empat hari adalah contoh sempurna dari itu,” kata Jim Link, kepala staf Sumber Daya Manusia (Amerika Utara) di agen perekrutan global, Randstad.

Kepala Human Resources di Cockroach Labs (perusahaan software komputer di New York), Lindsay Greenwalt menyatakan bahwa kantornya juga telah menjalankan kerja 4 hari dalam seminggu (Free Fridays) menurut versinya sejak 2015. 

Free Fridays di Cockroach Labs dimaksudkan untuk memberi kesempatan bagi para karyawan untuk mengambil alih kembali waktu mereka yang bisa digunakan untuk hal lain seperti waktu keluarga. Semula ia kaget dengan aturan itu. Namun, setelah dua tahun berjalan, hal itu malah menantangnya berpikir out of the box soal cara-cara baru untuk memotivasi karyawan. 

“Ini sangat bertentangan dengan budaya Amerika, tetapi saya pikir jika kita akan mempertahankan bakat, kita harus kreatif tentang bagaimana Anda akan merekrut dan mempertahankan bakat,” kata Lindsay kepada CNBC Make It.

Menurut Biro Statistik Tenaga Kerja, rata-rata orang Amerika bekerja 44 jam per minggu, atau 8,8 jam per hari.

 

0 Comments

Lowongan Terbaru