real
        time web analytics

Dari Kami

Pilih Persalinan di Bidan Atau Dokter Kandungan


TOP CAREER.ID – Dalam melakukan persalinan, biasanya ada yang di bidan atau dokter kandungan. Nah, ranah kerja bidan dan dokter kandungan ini berbeda. Enggak semua persalinan bisa ditangani bidan, begitu pula dokter kandungan yang punya gilirannya dalam membantu persalinan.

Ranah bidan adalah menolong persalinan secara normal. Jika terdeteksi kelahiran di luar normal, seperti caesar, maka akan dirujuk ke dokter kandungan. Di sinilah perbedaan kerja bidan dan dokter kandungan.

“Persalinan kan ada yang patologis atau tidak normal. Kalau patologis kami hanya mempelajari saja, jadi tahu, oh ini batasnya tidak normal jadi bagian dokter. Jadi, hak bidan untuk persalinan normal, kalau dokter itu untuk yang abnormal, walaupun dokter juga sering nolong yang normal,” papar Rosmiyati, salah seorang bidan Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu.

Selain proses persalinan yang terbagi antara porsi bidan dan dokter kandungan, cek kehamilan pun punya bagiannya masing-masing. Periksa kehamilan pada bidan hanya dilakukan secara konvensional, yakni berdasarkan hitungan. Sedangkan, cek USG (Ultrasound Sonography) kehamilan hanya boleh dilakukan oleh dokter kandungan saja.

Pemeriksaan kehamilan biasa, kata Rosmiyati, sesuai yang sudah dipelajari saat sekolah kebidanan. Taksiran bersalin pun cukup bertanya dari data si ibu hamil.  Seperti, haid terakhirnya kapan, dihitung umur kehamilannya sampai taksiran persalinannya kapan, ada rumusnya.

“Atau cek kehamilan ya periksa tangan aja, sama dengerin jantung bayi, ada pakai alat manual. Ya, baca hasil (USG) juga, mereka (dokter kandungan) yang tulis, baru kami baca tulisannya. USG itu kan ada umur hamilnya berapa minggu, keadaan air ketubannya, perkiraan berat bayi, dan perkiraan lahir,” ujar Rosmiyati kepada TopCareer.id.

Rosmiyati mencontohkan kasus lain seperti keguguran, kalau dokter kandungan akan lebih paham penanganannya dan anjuran obat yang harus diberikan untuk memperkuat kandungan. Sementara, bidan memang tidak mempelajari obat-obatan seperti itu secara mendetail.

“Dokter kandungan pengobatannya juga kan lebih rinci, kalau kami enggak. Jadi, secara garis besarnya saja udah beda, dokter menangani yang patologis, operasi caesar, dan USG, enggak mungkin bidan.”

Patologis dalam persalinan biasanya dilakukan oleh dokter kandungan. Deteksi penyakit atau persalinan yang sekiranya bukan dilakukan secara normal, misal caesar. Bidan tidak berada dalam ranah mengangani pasien dengan persalinan patologis.

 

0 Comments

Rekomendasi

Terkait

Lowongan Terbaru