real
        time web analytics

Dari Kami

PSSI Jabarkan Gaya Bermain Sepak Bola Ala Indonesia


TOPCAREER.ID – Panduan yang dirangkum dalam Filosofi Sepak Bola Indonesia (Filanesia) memiliki tujuan untuk mendukung pembinaan pemain bola usia muda di Indonesia. Termasuk di dalamnya diulas bagaimana gaya yang cocok untuk pemain Indonesia berdasar kelompok umur beserta teknik-teknik bermainnya.  

Direktur Teknik pada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Danurwindo mengungkapkan bahwa pemain usia muda itu merupakan pemain masa depan dan masuk dalam golden age learning. Pembinaan pemain muda harus diberikan yang betul-betul sesuai umur dan karakteristik yang nantinya berpengaruh pada pelatihan. 

“Mulai kurikulum untuk kelompok umur. Umur 6-9 tahun disebut fase pembinaan, kemudian 10-13 tahun itu fase pengembangan teknik, kemudian umur 14-17 tahun pengembangan permainan, dan 18 tahun itu performa,” kata Danurwindo kepada TopCareer.id

Selama ini, lanjut dia, Indonesia tidak memilik panduan dalam gaya bermain yang pas sesuai karakteristik pemain Indonesia. Apa saja yang terangkum dalam kurikulum Filanesia yang digagas PSSI? Danurwindo menyebut termasuk cara menyerang, cara bertahan, dan cara transisi. 

Mantan pemain timnas Indonesia ini menjabarkan ketika berada dalam posisi menyerang, sesuai dengan Filanesia, yakni harus bermain proaktif. Berbasis pada posisi, tetapi tetap efektif menyerang menguasai bola. 

“Kemudian progresif berprioritas untuk menyerang ke depan, kemudian kosntruksif, bukan long passing ke depan, karena postur pemain Indonesia bukan seperti pemain Iceland. Kita lebih pendek tapi punya skill.”

Filosofi dalam bertahan, lanjut dia, ketika hilang bola yang dilakukan adalah zona pressing, menjaga pertahanan dengan menjaga daerahnya masing-masing. Melakukan pressing sesuai dengan situasi, kapan pressing di depan, di tengah, tergantung situasi dalam bermain. 

Kemudian pada transisi negatif, di mana tim kehilangan bola. Transisi yang semula menyerang kemudian menjadi posisi bertahan itu juga ada caranya dalam filosofi bermain ala Indonesia. Danurwindo melanjutkan, pada transisi negatif ini, hal pertama dilakukan adalah cepat rebut kembali bola. 

“Dalam terminologi namanya pressing. Kalau tidak bisa pressing, harus kembali untuk reposisi dalam organisasi pertahanan. Itu transisi negatif. Kemudian transisi positif, rebut bola hal pertama adalah counter attack,”

Secuil hal yang dijabarkannya soal filosofi permainan sepak bola Indonesia, diharapkan bisa menjadi panduan atau guidance untuk pemain-pemain muda selama pengembangan diri. Sehingga sepak bola Indonesia kelak bisa lebih berprestasi dengan gaya bermain yang sesuai. 

 

0 Comments

Lowongan Terbaru