real
        time web analytics

Dari Kami

Startup Industri Kulit Terkendala Tenaga Kerja Penjahit


TOPCAREER.ID – Perusahaan startup dalam industri kulit akan berkaitan dengan perekrutan tenaga kerja penjahit sebagai salah satu modal penting. Akarsana sebagai startup vendor produk kulit mengaku bahwa hal krusial dalam bisnisnya adalah tenaga kerja dan susah-susah gampang mencari yang sesuai keinginan. 

Founder Akarsana, Bobby Sugiri mengatakan kepada TopCareer.id bahwa untuk bisnis industri kulit, penjahit atau pengrajin merupakan tenaga kerja yang paling krusial. Jadi akan jadi kendala yang bisa saja menghambat bisnis kalau salah pilih orang. 

“Karena banyak kejadian di mana brand sudah by order dan ada penjahitnya, tapi penjahitnya tau-tau hilang enggak tau ke mana, tanpa tahu etika kerja. Kalau di industri ini, skill mereka bisa dibentuk bagus, skill bisa jadi jago cuma kan kami butuhnya orang yang niat kerja dengan etika, bukan cuma skill,” kata Bobby. 

Ia menambahkan bahwa tidak selamanya mencari pegawai hanya melihat skill, melainkan juga etika dalam bekerja. Kalau etika tak dimiliki oleh pegawai, dalam industri ini khususnya penjahit, maka ke depan bisa merusak culture kerja yang dibuat. 

Bobby sendri mengakui bahwa tenaga penjahit manjadi kendala tersendiri agar bisa bermitra dan bekerja sejalan dengan perusahaan, lantaran kerap memiliki “dunia sendiri”. Ia pun menerapkan beberapa hal sebelum benar-benar merekrut tenaga penjahit. 

“Kalau tipsnya kami harus tahu dulu mereka dari daerah mana, seperti apa pergaulannya. Dan jangan terlalu banyak ‘menceramahi’ karena kalau langsung samakan pikiran dan selera kami ya susah untuk ketemu. Ngomong dari hati ke hati, kasih edukasi. Berbagi pemahaman, ilmu, tanamin ilmu etika dan kaminya harus kasih contoh,” jelas Bobby.

Sementara, terkait gaya rekrutmen pegawai, Bobby menekankan sekali lagi bahwa hal pertama yang dicari adalah terkait etika kerja, baru kemudian skill menyusul. Apalagi, kalau memang sudah terbiasa bekerja sebagai penjahit, skill terkait bidang tersebut tak akan lagi diragukan, meskipun tingkatannya berbeda.

“Dasar-dasarnya paling tidak itu bisa jahit, bikin pola, bisa mengaplikasikan dalam bentuk karton, potong kulit, menyeset, lalu penyatuan assembly-nya,” ucap Bobby. 

Ke depan, untuk Akarsana sendiri ingin menciptakan culture kerja yang bisa mempersatukan semua pegawai serta menciptakan kerja tim. Termasuk para penjahit kulitnya yang menomorsatukan attitude (sikap). 

 

0 Comments

Rekomendasi

Terkait

Lowongan Terbaru