real
        time web analytics

Dari Kami

Studi: Typo di Ponsel 5 Kali Lebih Sering Daripada di PC


TOPCAREER.ID – Seberapa sering kamu salah ketik (typo) saat chit chat di smartphone? Ternyata berdasarkan penelitian terbaru yang dilakukan Grammarly (asisten penulisan digital), rata-rata orang melakukan typo lima kali lebih banyak saat mengetik di ponsel daripada saat menggunakan komputer atau laptop. 

Berdasarkan studi itu juga, kesalahan tetap akan sama lebih banyak di handphone meskipun lebih sedikit kata yang diketik. 

Lebih khusus lagi, mereka menghitung bahwa itu berjumlah 42 kesalahan untuk setiap 100 kata yang diketikkan di ponsel, dibandingkan hanya 8 untuk setiap 100 kata yang diketik di komputer.

Grammarly juga mengidentifikasi "sembilan masalah paling umum" yang muncul ketika berkomunikasi di seluler untuk tujuan bisnis, termasuk boros kalimat, kata yang salah eja, suara pasif, kata dan frasa yang tidak jelas, serta bagian yang hilang.

“Grammarly mendeteksi error dari jutaan pengguna yang mengetik dengan perangkat lunak asisten menulis kami di kedua perangkat, yakni ponsel dan PC,” kata Michael Mager sebagai Communication Team di Grammarly, dikutip dari Ladders.

Sementara, pertanyaan yang muncul, haruskah mengirim email lewat ponsel ketika dalam kondisi penting? Hal itu kembali lagi tergantung pada sifat situasi. 

Misalnya, jika kamu mengirim email di ponsel, kamu kemungkinan akan melakukan hal lain secara bersamaan, misal menjadikan perangkatmu sebagai "layar kedua" saat menonton televisi. Inilah alasan mengapa kamu harus ekstra hati-hati mengirim pesan ke orang-orang di tempat kerja dari smartphone.

Diane Gottsman, seorang penulis, pakar etika, dan pemilik The Protocol School of Texas, mengilustrasikan mengapa penting untuk menghindari kesalahan tata bahasa dan ejaan dalam email yang ditulis di ponsel dalam sebuah pos di situs webnya.

“Pastikan untuk mengambil beberapa menit ekstra untuk membaca emailmu sebelum menekan ‘kirim.’ Jika pemeriksaan ejaan tidak diaktifkan, lihat pengaturan email pada perangkat selulermu untuk mengaktifkan fitur ini,” kata Gottsman. 

Ia menambahkan, pengecekan ejaan otomatis juga bisa berbahaya, terutama jika kamu tidak menyediakan waktu ekstra untuk membaca kembali. 

 

0 Comments

Rekomendasi

Terkait

Skills