real
        time web analytics

Dari Kami

Syarat Menjadi Petugas Air Traffic Controller, Mau?


TOPCAREER.ID – Hanya orang-orang terpilihlah yang mampu menjalani beban tanggung jawab menjadi seorang Air Traffic Controller (ATC) atau pengatur lalu lintas udara di perusahaan navigasi sekelas AirNav Indonesia. Ada syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk bisa menjadi ATC berkualitas.

Tak hanya pintar secara akademis serta memiliki riwayat kesehatan yang bagus, seorang ATC juga bakal diuji soal bagaimana interaksi sosial dan komunikasinya. Biasanya tes ini terangkum dalam tahap seleksi wawancara menjadi ATC. 

“Harus bisa bersoliasisasi, berinteraksi, enggak hanya pintar saja. Pada saat wawancara itu disinggung-singgung, kalau egonya tinggi enggak diterima meski pintar,” kata Budi Hendro Setiyono, Kepala Sekolah Indonesia Aviation School kepada TopCareer.id. 

Budi yang pernah menjabat sebagai General Manager Jakarta Air Traffic Service Center (JATSC) AirNav Indonesia ini mengatakan, percuma jika hanya pintar tapi tidak bisa berkomunikasi dan bersosialisasi dengan baik karena inti dari pekerjaan ATC itu berkaitan dengan bidang-bidang lainnya, terlebih dengan pilot. 

Pada tahap wawancara menjadi ATC, pertanyaan-pertanyaan akan mengarah pada kemampuan sosialisasi, sikap disiplin, dan kemampuan mengontrol emosi. 

“Harus disiplin, tahu masalah sosial pula, tidak harus pintar saja, tapi juga harus nurut. Dia akan psikotes juga. Paling banyak kemampuan mengontrolnya seperti apa, emosinya seperti apa,” ujar Budi yang sudah puluhan tahun bekerja sebagai ATC. 

Dikahawatirkan, jika petugas ATC tak memenuhi persyaratan soft skill terkait komunikasi, kontrol emosi dan disiplin diri, maka profesi itu bisa mendatangkan bahaya. 

Ingat bahwa pekerjaan ATC ini punya peran penting di industri penerbangan, dan tak hanya mengemban tanggung jawab dirinya sendiri, melainkan orang banyak. “Enggak bisa diajak kerja jadinya, dikit-dikit tersinggung, enggak boleh banyak nanya, marah-marah.”

Syarat lainnya untuk memenuhi kualifikasi sebagai ATC, yaitu:

- Setidaknya lulus jenjang pendidikan D3 atau S1.

- Kemudian lulus dalam mengikuti pendidikan khusus ATC, salah satunya Indonesia Aviation School atau juga bisa di sekolah tinggi penerbangan negeri.

- Memiliki lisensi sebagai ATC yang merupakan approval dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

- Sehat jasmani dan rohani. 

 “Tidak pernah narkoba, tidak punya tindik kuping, tidak punya tato, harus sehat,” pungkas Budi.

- Lolos tes dari AirNav Indonesia.

 

0 Comments