real
        time web analytics

Dari Kami

Tetap Efektif Meski Kerja 4 Hari Seminggu


Ilustrasi.

TOPCAREER.ID – Konsep kerja empat hari seminggu bisa membawa tekanan bagi karyawan karena dengan jam kerja yang berkurang, karyawan tetap dituntut mencapai hasil yang sama. Tapi tekanan-tekanan itu bisa diakali dengan beberapa cara. 

Direktur Bisnis (Singapura) perusahaan rekrutmen global Hays, Adam Edwards mencatat bahwa tekanan yang terjadi pada individu itu dalam konsep kerja 4 hari seminggu malah bisa memiliki dampak negatif pada tingkat stres. Bahkan, ada kekhawatiran tentang implikasi negatif lainnya. 

Beberapa menyarankan opsi yang paling masuk akal adalah menambahkan satu atau dua jam tambahan ke masing-masing hari kerja yang lain untuk mengkompensasi waktu yang hilang.

Menurut Rachel Jay, seorang penulis karier, FlexJobs, itu bisa menjadi “anugerah” bagi produktivitas pekerja, atau malah dianggap “waktu yang lebih panjang untuk bekerja.”

Untuk mengelola isu-isu itu, Jim Link, Chief Human Resource Officer (Amerika Utara) di agen perekrutan global Randstad mengatakan bahwa para pengusaha harus berpikir dengan hati-hati tentang bagaimana mereka menyusun jadwal kerja dan mengomunikasikannya kepada staf.

“Seperti halnya pengaturan kerja yang fleksibel, kesalahpahaman sebaiknya dihindari melalui komunikasi yang teratur dan jelas. Jangan cuma beri harapan untuk karyawan dengan jam kerja empat hari. Misalnya, apakah seseorang masih 'siap dipanggil' untuk menanggapi pertanyaan pelanggan? Jauh ke arah menjaga semuanya berjalan lancar,” tambahnya dikutip dari CNBC Make It.

Bagi mereka yang ingin bekerja empat hari seminggu, Lindsay Grenawalt, kepala HR (human resources) di Cockroach Labs (perusahaan software komputer di New York) memberikan panduan tiga langkah untuk bisa efektif.

1. Fokus pada perekrutan

“Ini mungkin terdengar nyata, tetapi langkah pertama untuk memiliki staf yang produktif adalah memastikan mereka benar-benar ingin berada di sana di tempat pertama,” kata Grenawalt.

Cockroach Labs bekerja sangat keras pada tahap rekrutmen untuk menguji komitmen itu, menggunakan teknik seperti tugas berbasis latihan untuk memastikan kandidat dapat menunjukkan kemampuan mereka.

“Jika kami tidak berinvestasi sama besar seperti yang kami lakukan dalam proses perekrutan, saya pikir mungkin akan kesulitan,” kata Grenawalt.

2. Pererat pertemuan

Kedua, penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dengan waktu kerja seminggu yang lebih singkat. Untuk Cockroach Labs, itu berarti membatasi semua rapat tim hingga hari Selasa sehingga hari Jumat dapat dibiarkan tidak terganggu.

Grenawalt mengatakan bahwa para manajer dilatih untuk menghormati batasan-batasan itu sehingga kerja kelompok yang diminta pada hari Jumat hanya dilakukan dalam keadaan khusus.

3. Ringkas distraction

Akhirnya, buat semudah mungkin bagi staf untuk menyelesaikan pekerjaan mereka dengan menghilangkan gangguan.

Untuk membantu itu, Cockroach Labs menyediakan headphone peredam bising untuk karyawan dan telah memasang lampu LED merah dan hijau di setiap meja sehingga karyawan dapat menunjukkan apakah mereka bersedia diganggu.

 

0 Comments

Lowongan Terbaru