real
        time web analytics

Dari Kami

Tiga Kesalahan Umum Saat Bikin Kue, Yaah.. Enggak Enak Deh


TOPCAREER.ID – Pernah coba bikin cheesecake, tapi malah gagal atau rasa dan bentuknya kurang pas? Mungkin kamu melakukan kesalahan-kesalahan yang biasa dilakukan tapi efeknya berpengaruh ke hasil kuenya. Ada nih beberapa kesalahan umum yang dilakukan saat bikin cheesecake, eh hasilnya jadi enggak sesuai ekspektasi. 

Technical Chef di PT Mulia Boga Raya, Muhammad Septian Hidayat menjabarkan setidaknya ada tiga kesalahan yang paling sering dilakukan saat membuat cheesecake.

1. Pengocokan Telur

Dalam membuat cheesecake pasti akan melewati tahap pencampuran adonan atau mengocok meringue (putih telur). Fungsinya biar cheesecake buatan bisa mengembang dengan sempurna. Tapi, rata-rata ada saja sedikit kesalahan dalam proses ini yang bikin hasil kue jadi enggak enak. 

Misal kurangnya proses pengocokan, jadi bikin cheesecake tidak mengembang dengan maksimal. Nah, kalau pengocokan berlebihan efek awalnya memang akan mengembang sempurna. Tapi, setelah agak dingin, bentuknya jadi agak turun. 

“Iya akhirnya berpinggang bentuknya jadi jelek. Kadang teknik masak sudah benar, tapi pengadukan salah, itu sudah pasti gagal. Karena kalau di cake itu harus presisi semuanya,” kata Septian kepada TopCareer.id melalu sambungan telepon. 

2. Proses Pemanggangan

Ini juga jadi salah satu kesalahan yang paling umum dilakukan saat membuat kue, termasuk cheesecake. Suhu yang tidak tepat juga pengaruh ke hasil kue. Ya, biasanya kesalahan yang dilakukan adalah suhu yang terlalu tinggi atau terlalu rendah. 

Laki-laki yang sudah 8 tahun bergelut di kitchen industry ini menyampaikan bahwa kalau suhu pemanggangan terlalu rendah dari yang seharusnya, maka warna yang dihasilkan kurang maksimal.

“Kalau overcooked (terlalu matang) teksturnya jadi enggak lembut. Sementara, kalau kelebihan (suhunya) luarnya gosong, dalamnya enggak mateng.”

3. Pemanggangan yang Kurang Tepat

Salah satu teknik untuk membuat cheesecake itu ada yang namanya bain marie, di mana menggunakan uap air selama pemanggangan. Jadi wadah adonan diletakkan di atas wadah lain yang sudah berisi air. Takaran air itu harus tepat, jika tidak tepat maka lagi-lagi hasil tidak seperti keinginan. 

“Itu biasanya ada yang airnya terlalu sedikit. Pas terakhir-terakhir airnya habis, terus cheesecake-nya terlalu kering. Atau airnya terlalu banyak jadi cheesecake-nya terlalu lembap.”

 

0 Comments

Lowongan Terbaru