real
        time web analytics

Dari Kami

Tips Sukses Lolos Beasiswa LPDP


TOPCAREER.ID - Bagi kalian yang ingin lolos seleksi tahapan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), ada beberapa proses seleksi yang harus dilalui. Stephanie Dwi Guna sebagai awardee yang menempuh studi di University of Wollongong, Australia, berbagi tipsnya.

Pertama, membuat tiga esai yang menjadi persyaratan administrasi dalam proses seleksi LPDP. Tips dari Stephanie, esai tidak perlu dibuat berlembar-lembar, yang penting jelas, singkat, dan tepat sasaran. Esai ditulis dengan panjang 500-700 kata.

Dalam esai yang bertema “Peranku bagi Indonesia”, peserta diharapkan menjelaskan mengenai peran yang telah dilakukan bagi Indonesia, lalu peran yang sedang dijalani, dan tentunya rencana untuk berkontribusi lebih jauh bagi Indonesia.

“Di esai ini saya membagi peran saya di tiga bidang, yaitu bidang pendidikan, kesehatan, serta sosial kemasyarakatan,” ujar Stephanie kepada TopCareer.id.

Kemudian untuk esai bertema “Sukses Terbesar dalam Hidup”, Stephanie memberikan saran untuk menjelaskan daftar prestasi yang telah diraih. Namun, bagi beberapa awardee, esai ini hanya menjelaskan satu prestasi terbaik yang pernah diraih.

Sementara, untuk esai “Rencana Studi” berisi penjelasan seputar universitas yang dituju, lalu mengapa memilih universitas tersebut, jurusan yang diambil, kemudian menjelaskan secara garis besar bagaimana menjalani pendidikan tersebut nantinya. Pada esai ini juga perlu dijelaskan rencana pasca studi setelah menyelesaikan pendidikan.

Tips berikutnya yang bisa dibagi adalah saat proses wawancara. Stephanie menyarankan agar peserta menguasai esai yang telah dibuat sebelumnya karena pertanyaan interviewer tidak akan jauh dari esai tersebut serta pribadi peserta.

Dan untuk peserta yang mengambil beasiswa luar negeri, wawancara akan menggunakan bahasa Inggris sehingga kemampuan speaking sangat dibutuhkan.

“Contohnya, pada saat interview peserta harus mampu meyakinkan interviewer dengan kepribadiannya, penguasaan esai terutama rencana studi. Pada saat Leaderless Group Discussion (LGD) peserta harus memiliki kemampuan berdiskusi yang baik, cara menyampaikan pendapat dan menyanggah pendapat orang lain yang benar.”

Selanjutnya, dalam tahap seleksi substantif, ada yang namanya proses LGD. Tahap seleksi LGD ini, beberapa peserta dikumpulkan dalam satu ruangan untuk melakukan diskusi berdasarkan tema yang ditentukan oleh tim penilai. Stephanie menganjurkan dalam 15 menit waktu tunggu ini, peserta bisa mengenal satu sama lain karena hal itu bisa membantu kelancaran dalam seleksi LGD.

Hal yang diperlukan untuk lolos tahap LGD, yaitu pengetahuan umum yang cukup karena tema yang diberikan mencakup isu-isu  hangat dan umum. Tema yang diberikan tidak sesuai spesialisasi peserta karena satu kelompok LGD terdiri dari berbagai latar belakang pendidikan. “Tema LGD saya waktu itu ialah mengenai hukuman mati bagi koruptor,” ucap Stephanie.

Stephanie mengingatkan, sebelum memilih beasiswa luar negeri atau dalam negeri, peserta diharapkan memahami terlebih dahulu seluk beluk universitas yang ingin dituju. Peserta perlu melakukan riset negara mana yang lebih baik pendidikannya di bidang tersebut. Peserta juga harus mempertimbangkan persyaratan dari universitas yang dituju, apakah bisa dipenuhi atau tidak.

“Saya sebagai dosen yang ingin melanjutkan pendidikan dengan jurusan keperawatan, pilihannya terbatas karena ada beberapa negara yang meminta sertifikat RN (register nurse) dari negara tujuan untuk bisa menjadi mahasiswa masters of nursing. Australia adalah salah satu negara yang tidak mewajibkan mahasiswa masters of nursing terdaftar terlebih dulu sebagai perawat di Australia.”

Setelah lolos tahap seleksi substantif, peserta sudah dianggap lulus seluruh seleksi LPDP dan menjadi awardee LPDP. Namun, agar para awardee lebih matang dalam menjalani studi,  peserta harus mengikuti tahapan persiapan keberangkatan (PK), yakni semacam karantina selama satu minggu sebelum berangkat kuliah.

“Kelompok PK, kapan dan di mana dilaksanakan ditentukan oleh pihak LPDP. Bekal yang diperoleh, yaitu semangat nasionalisme serta tips dan trik bertahan menyelesaikan studi baik di dalam maupun di luar negeri. PK juga membangun suatu jejaring sosial bagi sesama awardee serta mengajarkan prinsip kepemimpinan, kerja sama dan disiplin,” ungkap Stephanie.

Sementara, setelah menjalani studi sebagai awardee, ada ketentuan yang harus dilakukan, di antaranya harus melakukan pelaporan akademik selama kuliah, serta tidak boleh bekerja saat kuliah.

0 Comments

Lowongan Terbaru