real
        time web analytics

Dari Kami

Transformasi Digital Harus Dibarengi Perubahan Pola Pikir


TOPCAREER.ID – Transformasi digital yang memunculkan beragam inovasi perlu dibarengi dengan perubahan pola pikir manusianya sendiri. Proses transformasi digital itu tidak akan berlangsung cepat jika pola pikir manusianya belum ikut digital, termasuk bagaimana sistem korporasi melihat transformasi digital ini.

Hal itu seperti yang diutarakan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) penguatan Inovasi pada Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristek Dikti), Jumain Appe. Menurutnya, jika ingin mengikuti transformasi digital melalui penguatan inovasi harus mau berubah, termasuk pola pikir. 

“Intinya dari inovasi adalah perubahan. Perubahan pola pikir. Kalau perubahan pola pikir tidak terjadi maka keberhasilan dari proses transformasi digital ke inovasi, saya kira akan melambat,” kata Jumain dalam Workshop Inovasi dan Transformasi Digital.

Ia menambahkan, termasuk pola pikir bagi orang-oran pemerintahan dan korporasi mana pun. Misal, transformasi dalam sistem administrasi pemerintahan yang harus berubah. Harus mulai mengikuti apa yang menjadi keperluan masyarakat dan beralih ke dalam sistem pelayanan digital. 

Jumain juga mencontohkan pola pikir korporasi yang masih mementingkan absensi sebagai ukuran kerja karyawan. Menurutnya, ke depan penilaian kerja karyawan perlu punya standar ukuran yang jelas berbasis kinerja. 

“Saya kira tidak terlalu penting (absensi), tapi output dari kinerja itu harus diukur itu yang terpenting. Kan berbasis kinerja. Absen itu sebagian kecil dari integrity, mungkin 5 persen dari penilaian integrity adalah absen,” ujar Jumain. 

Menurut dia, faktor absensi yang menjadi ukuran kerja karyawan mungkin salah satualasan kenapa karyawan hanya sekadar masuk kantor asal absen tanpa berorientasi pada target kinerja yang harus dicapai. 

Sementara itu, Direktur Enterprise & Business Service  PT Telkom, Dian Rachmawan menyampaikan dalam pemaparannya bahwa 70 persen perusahaan akan mati jika telat melakukan transformasi digital. “Hal itu sangat mengerikan dan sudah banyak terjadi,” ucapnya. 

 

0 Comments

Lowongan Terbaru