real
        time web analytics

Dari Kami

Tujuh Step Menangin Hati Investor Saat Pitching


TOPCAREER.ID - Ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan para pendiri startup selama pitching (presentasi singkat memperkenalkan ide bisnis), untuk memperoleh pendanaan dari pihak eksternal. Diperlukan beberapa langkah mengatur strategi agar pitching dengan investor berjalan lancar, dan gol!

CEO sekaligus Founder Spark XYZ (situs rekrutmen dengan link langsung ke startup terbaik dan kandidat universitas papan atas), Lucas Pols dalam laman Forbes berbagi tujuh langkah agar sukses dalam meraih pendanaan awal (pre seed dan round seed funding).

1. Tentukan strategi pasar

Menurut Lucas Pols, hal ini salah satu kesalahan terbesar yang ia lihat dari para founders. Para founders ini memang memiliki gagasan yang jelas tentang produk dan pelanggan, tetapi sangat bergantung pada SEO (search engine optimization) dan pemasaran untuk mendapatkan akses ke pelanggan. Itu bukan rencana yang tepat terutama jika mencoba membangun pasar dua sisi.

CEO Tinder, Sean Rad, mengungkapkan kepada Business Insider bahwa strategi pemasaran awal mereka sama sekali tidak biasa. Mereka meminta bantuan dari persaudaraan dan perkumpulan untuk mendapatkan berita tentang produk mereka, membuatnya tampak “cool” dan sangat diinginkan. 

2. Usulkan konsep inovatif

Memiliki produk yang mirip dengan sesuatu yang ada di pasaran, meskipun hal itu jauh lebih baik, tidak akan membuatmu meraih pendanaan. Misal, membuat aplikasi kencan lain yang memiliki fitur berbeda, itu tidak menarik. “Buat kami bersemangat untuk disrupting industry atau sesuatu yang unik yang belum pernah dilakukan oleh seseorang,” kata Lucas yang juga angel investor ini.

3. Dapatkan daya tarik pada tahap pre seed dan seed round 

Para venture capitalist ingin membuang uang kepada startup bahkan sebelum startup tersebut memiliki hasil yang nyata. Daya tarik akan menjadi salah satu bagian terpenting dari promosimu karena jika memiliki daya tarik, para investor dapat melihat bahwa kamu memiliki kecocokan produk pasar dan risiko kegagalanmu punya kemungkinan yang sangat kecil.

4. Pahami angka analisis

Biaya akuisisi pelanggan, nilai umur, dan elemen lain harus dipertimbangkan. Jika kata-kata "Saya percaya" atau "Saya pikir" disebutkan selama pitching atau kamu mulai ragu dan mengubah angka yang kamu sebutkan sebelumnya, maka para investor akan mulai meragukan semua angka-angkamu. 

“Kamu harus tahu semua angkamu di dalam dan luar dan dapat menjawab setiap pertanyaan di sekitar mereka.”

5. Jaga sikap

Jika para investor ingin melakukan investasi dalam tahap seed round, itu berarti mereka akan menjalin hubungan denganmu untuk tiga hingga tujuh tahun mendatang. 

“Jika kami tidak menyukaimu, saya dapat menjamin kami tidak akan berinvestasi padamu. Siapa yang ingin menghabiskan banyak waktu dengan seseorang kelak jika kami tidak tahan dengan sikapmu selama pertemuan pertama.”

6. Diversifikasi tim

Ini berlaku untuk kedua belah pihak. Jika kamu adalah tim all-engineering, keseluruhan tim bisnis atau sekelompok individu dengan latar belakang yang sama, kami akan jauh kurang yakin dengan kemampuan startup tersebut untuk mengeksekusi di lapangan. Tentu lain ceritanya jika startup itu terdiri dari orang-orang dengan keahlian yang merata. 

“Sangatlah nyaman untuk bersama orang-orang yang berpikiran sama, yang berarti ada peluang baik bagimu datang dari disiplin yang sama, tetapi itu akan menjadi kehancuranmu,” ujarnya.

7. Bagi kepemilikan di antara tim

Jika Chief Executive Officer (CEO) memiliki 95 persen dan Chief Technology Officer (CTO) memiliki 5 persen (atau bahkan dalam beberapa kasus tidak ada), ini bisa menaikkan bendera merah. Seluruh tim perlu membeli apa yang kamu lakukan. Jika mereka bekerja 100 jam per minggu dengan sedikit atau tanpa gaji dan tidak memiliki ekuitas di perusahaan, itu adalah tanda tipe CEO yang akan kerja bersamamu ke depan.

 

0 Comments

Lowongan Terbaru