real
        time web analytics

Dari Kami

Usia Pensiun untuk Petugas Air Traffic Controller


TOPCAREER.ID – Rata-rata umur pensiun di tiap instansi atau perusahaan akan sesuai kebijakan, berkisar 55 hingga 65 tahun. Umur pensiun untuk petugas Air Traffic Controller (ATC) di AirNav pun sama, yakni  56 hingga 60 tahun. 

Budi Hendro Setiyono, mantan General Manager Jakarta Air Traffic Service Center (JATSC) AirNav Indonesia menyampaikan bahwa seharusnya petugas ATC sudah harus pensiun di umur 58 tahun. Namun, usia pensiun petugas ATC itu bisa ditambah hingga 65 tahun asal memenuhi persyaratan.

“Boleh kalau dibutuhkan, akan dikontrak lagi, dan maksimum 65 tahun, karena berlakunya license itu sampai 65 tahun. License saat ini berlaku seumur hidup,” ucap Budi kepada TopCareer.id. 

Persyaratan yang dimaksud di antaranya terkait kesehatan di mana akan memengaruhi juga psikologinya. Kemudian lisensi yang dimiliki masih berlaku dan sudah mendapat approval dari Kementerian Perhubungan. 

Biasanya penambahan batasan usia pensiun para petugas ATC senior ini merupakan upaya untuk memenuhi jumlah ATC yang mungkin masih belum memadai. Sehingga sambil menunggu ATC yang baru dipersiapkan dan menjalani pendidikan, para petugas ATC senior ini bisa mengcover terlebih dulu. 

Sementara itu menurut Federal Aviation Administration (FAA), untuk petugas ATC di bawah Civil Service Retirement System (CSRS), ada ketentuan dan persyaratan pensiun jika: 

- Berusia 50 tahun dengan masa kerja 20 tahun

- Berusia berapa pun dengan masa kerja 25 tahun

- Berada di posisi yang mengharuskan partisipasi Anda dalam pemisahan dan kontrol lalu lintas udara dalam memberikan layanan konsultasi pra-penerbangan, penerbangan, atau bandara kepada operator pesawat atau sebagai penyelia langsung.

Anuitas dihitung sama dengan pensiun reguler tetapi mungkin tidak kurang dari 50 persen dari gaji rata-rata, dengan anggapan bahwa kontribusi Anda ada dalam dana pensiun. Usia pensiunnya adalah 56 tahun.

 

0 Comments