real
		time web analytics
Hayoo..Jangan Salah Pilih Lagu Saat Nge-DJ

TOPCAREER.ID – Mengendalikan crowd atau keramaian venue saat perform seakan menjadi bagian dari tugas seorang Disk Jockey (DJ). Nah, salah satu cara menghidupkan crowd itu adalah analisis terlebih dulu, kira-kira crowd itu sukanya lagu apa.

Sherly Silvi, seorang DJ mengisitilahkan lagu kebangsaan sebagai lagu favorit yang setidaknya perlu diketahui DJ sebelum tampil di suatu klub. Itu merupakan salah satu persiapan yang biasa Sherly lakukan, sehingga satu jam sebelum perform biasanya ia sudah tiba di venue tersebut.

“Dalam genre lagu itu lagunya banyak, yang lagi happening apa, mereka suka apa. Biasanya aku tanya di klub ini lagu kebangsaannya apa ya. Kalau main lagu yang enggak sesuai dengan yang crowd suka kan garing banget, cuma diem,” kata Sherly kepada TopCareer.id.

Apalagi, tiap klub itu punya genre yang berbeda, ada yang memang alirannya hip hop R&B yang biasanya lebih slow. Ada juga house music yang punya ciri khas tempo upbeat dan groovy. Juga ada genre trance yang ngehipnotis serta merasa senang dan sedih kalau lagunya diputar.

Dengan genre atau flow di tiap klub yang berbeda itu, tentunya akan berbeda pula lagu favoritnya. Biasanya, kata Sherly, DJ itu kalau main ada flownya, mulai dari yang pelan terus ke yang lebih kencang, kalau sudah pukul 01.00 ke atas sudah masuk ke lagu-lagu yang super kencang.

“Main sesuaikan genre di klub itu, sama jamnya jam berapa. Kalau aku mainnya opening ya mainnya hip hop R&B yang pelan-pelan. Kalau middle, jam 12-an atau jam 1 itu mainin (genre) trap. Di atas jam itu maininnya elektro,” jelas Sherly.

Biar lebih memudahkan, pihak klub biasanya akan memanggil DJ dengan genre musik yang sesuai dengan aliran flow klub itu sendiri. Misal, Sherly yang merupakan DJ spesialis aliran hip hop R&B akan lebih sering dipanggil perform oleh klub yang memang punya aliran flow yang sama.

“Contoh Equinocs dia kan hip hop R&B klub. Kalau Colosseum itu trance lagunya kencang-kencang. Tiap klub beda-beda, dominan kasih lagu dengan aliran mereka. Dan mereka akan mengundang DJ yang memang genrenya mereka.”