real
		time web analytics
Pahami Lebih Dalam Tugas Agen Asuransi

TOPCAREER.ID – Sebelum menjadi agen asuransi, baiknya kamu tahu tugas serta tanggung jawab agen asuransi dalam pekerjaannya. Jangan dikira agen asuransi itu hanya melulu soal penjualan dan polis saja. Padahal agen asuransi itu juga agen pengedukasi bagi masyarakat yang belum paham rencana keuangan jangka panjang.

Benar memang, tugas dari agen asuransi adalah melakukan penjualan. Namun, mengingat pemahaman masyarakat tentang asuransi di Indonesia masih minim, agen asuransi khususnya asuransi jiwa dianggap punya peran mengedukasi secara terus-menerus.

“Kita berharap lebih banyak lagi masyarakat berasuransi sehingga terlindungi saat terjadi risiko tak terduga seperti sakit, kecelakaan, dan meninggal dunia," kata Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Hendrisman Rahim.

Jadi minimal ada dua tugas pokok bagi agen asuransi, setelah melakukan penjualan. Yang pertama adalah melayani dan membantu nasabah untuk menjaga hubungan jangka panjang. Dan yang kedua, mengedukasi masyarakat.

Melayani Nasabah

Ingat, pekerjaan agen asuransi tak hanya berhenti ketika sudah berhasil melakukan penjualan. Justru hal yang perlu dijaga adalah hubungan jangka panjang dengan nasabah, yakni melakukan pelayanan serta membantu nasabah berkaitan dengan berbagai hal seputar asuransi, termasuk klaim asuransi.

Berperanlah sebagai partner yang senantiasa memberikan bantuan kapanpun dibutuhkan. Inilah tugas utama dari seorang agen asuransi, bisa menjadi partner juga konsultan bagi nasabah.

Mengedukasi Masyarakat

Seorang agen asuransi harus paham betul posisinya untuk menjalankan tugas moral satu ini. Harus siap membantu masyarakat dalam menyiapkan perencanaan keuangan jangka panjang, misal dana pendidikan, dana pensiun, risiko kecelakaan, dan lain-lain.

Apalagi jika melihat data bahwa dari 254 juta penduduk Indonesia, kurang dari 20 juta orang yang memiliki polis asuransi jiwa. Meski, menurut Chief Agency Officer Cigna, Dini Maharani, kesadaran masyarakat akan asuransi perlahan meningkat.

Dini menyampaikan, untuk meningkatkan kesadaraan masyarakat akan pentingnya asuransi, Cigna kerap melakukan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) atau menjalin kerja sama dengan yayasan-yayasan penyakit misal, yayasan kanker.

“Nah kami biasanya bikin semacam acara sadar mengenai manfaat asuransi atau bahaya dari penyakit kritis. Nah itu kami undang nasabah, bagaimana pencegahan penyakit kritis. Itu bisanya kami lakukan hal-hal seperi itu,” kata Dini kepada TopCareer.id beberapa waktu lalu.

Jadi, sebagai agen asuransi jangan hanya berorientasi pada penjualan saja. Awamnya pengetahuan mengenai asuransi di kalangan masyarakat bisa menjadi motivasi agar kesadaran itu terus tumbuh. Tanggung jawab moral terhadap nasabah merupakan hal pertama yang harus dipahami oleh agen asuransi.