real
		time web analytics
Indonesia Genjot Drone, Buka Pabrik Pertama di Asia Tenggara

TOP CAREER  - Indonesia tak mau ketinggalan perkembangan industri drone dunia. Salah satu buktinya, Indonesia baru saja punya pabrik pengembangan teknologi drone yang pertama di Asia Tenggara. Pabriknya berlokasi di Bogor, Jawa Barat. Keren…

Berdirinya pabrik drone ini dilatari oleh produk drone di Indonesia yang didominasi produk luar negeri. “Selama ini kita lebih banyak mengimpor drone dari China dan Eropa. Padahal kita bisa memproduksi sendiri. Ini yang memotivasi saya untuk membuat pabrik drone," ujar Julius Agus Salim pengusaha PT Farmindo Inovasi Teknologi, perusahaan pemilik pabrik drone tersebut.

Menurutnya, Indonesia dengan sumber daya manusia dan ketersediaan bahan baku, dapat mengembangkan teknologi drone sendiri, bahkan memproduksinya dalam jumlah banyak.

“Bahan baku yang digunakan (untuk produksi drone di pabrik baru) ini 80 persen merupakan produksi dalam negeri," ujar Julius.

Ia menambahkan, pabrik yang didirikannya itu ramah lingkungan karena didukung teknologi standar yang telah terakreditasi, baik di level nasional atau internasional. Proses perakitan drone telah diuji secara presisi demi menghasilkan produk yang tak kalah dengan kepunyaan perusahaan luar negeri.

“Proses pembuatan setiap produk melalui tiga tahap dinamis, yaitu design, perakitan dan uji coba yang semuanya itu mengutamakan detail serta kesempurnaan setiap rangkaian pada sistem UAV (pesawat tanpa awak)," ujar Julius.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Marsdya TNI Muhammad Syaugi menyambut baik berdirinya pabrik drone dan sekolah pilot drone. "Saya melihat sangat bagus terkait pengembangan produksi drone termasuk adanya sekolah pilot khusus drone di Indonesia," ujarnya.

Teknologi pesawat tanpa awak diharapkan bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri, salah satunya untuk penanganan bencana. Bukan pemain baru Perusahaan milik Julius sebenarnya bukan pemain baru di dunia pengembangan teknologi. Sebelumnya, Julius sudah menjalin kerja sama dengan Mabes TNI, Polri, Badan SAR Nasional dan BIN.

Perusahaannya juga sudah mendirikan sekolah drone untuk memenuhi kebutuhan calon pilot drone di Indonesia, baik untuk sektor keamanan dan pertahanan negara, maupun kebutuhan sipil. Sekolah drone PT FIT memiliki tiga pelatihan yakni basic, captain, dan instructure.

Untuk kelas basic, meliputi materi cara pengendalian drone beserta aspek keselamatannya hingga menjadi pilot drone yang baik.

Kemudian, kelas captain, mencakup seluruh materi keselamatan menggunakan drone, kendali drone secara manual serta pengenalan ground control system untuk mengendalikan drone.

Terakhir kelas instructure. Kelas ini untuk memenuhi kebutuhan pelatihan bagi pilot drone yang ingin menjadi pelatih.