Lifestyle

Tak Ada Libur Panjang, Ini 3 Inspirasi Short Escape

TopCareer.id – Di bulan Oktober hingga November 2025, masyarakat harus berhadapan dengan tidak adanya hari libur nasional, sehingga membuat kita harus pintar-pintar mengelola stres tanpa adanya momen libur panjang.

Liburan singkat pun bisa menjadi bentuk self-care sederhana namun berdampak besar, karena healing tidak harus menunggu tanggal merah.

Data Kementerian Pariwisata pada Juni 2025 mencatat, rata-rata lama menginap tamu domestik di hotel berbintang hanya sekitar 1,46 malam.

Angka ini menunjukkan masyarakat Indonesia kini semakin memilih liburan singkat berdurasi satu sampai dua malam sebagai short escape, sebagai cara melepas penat tanpa perlu mengambil cuti panjang.

Baca Juga: Daftar Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026

“Di tengah padatnya aktivitas dan minimnya waktu libur, kami melihat tren liburan singkat semakin diminati,” kata Gaery Undarsa, Co-Founder & Chief Marketing Officer Tiket.com, mengutip siaran pers.

“Liburan kini bukan hanya soal durasi, tapi soal kualitas waktu untuk menyegarkan tubuh dan pikiran,” imbuhnya, ditulis Jumat (10/10/2025).

Untuk itu, berikut beberapa tren short escape yang bisa jadi inspirasi bagi masyarakat untuk healing:

  • Microcation dengan glamping di pegunungan

Tren microcation sedang naik daun di kalangan anak muda dengan gaya hidup dinamis. Liburan singkat kini dimanfaatkan untuk recharge energi di tengah kesibukan sehari-hari.

Salah satu cara paling praktis untuk healing di alam tanpa repot adalah glamping atau glamorous camping.

Baca Juga: 6 Tips Aktivitas Seru Buat Isi Liburan Akhir Tahun

  • Blue escape dengan olahraga air

Selain microcation, blue escape juga bisa jadi pilihan short escape bagi pecinta tantangan sekaligus ketenangan.

Menurut riset UK Enviromental Agency (2020), menunjukkan bahwa waktu di sekitar air seperti laut atau sungai, bisa meningkatkan kebahagiaan dan menurunkan stres.

Karena itu, aktivitas seperti snorkeling, rafting, atau sekadar jalan-jalan di tepi pantai sering jadi cara ampuh untuk menyegarkan pikiran.

  • Wellness retreat

Dua bulan penuh rutinitas tanpa libur panjang membuat tubuh dan pikiran juga butuh waktu untuk beristirahat.

Wellness retreat seperti yoga dan mindful escape saat ini pun semakin diminati, terutama oleh para pekerja urban yang ingin menjaga keseimbangan hidup dan kesehatan mental.

Tiket.com percaya bahwa menjaga keseimbangan hidup tidak harus menunggu cuti panjang.

“Bahkan liburan dua hari pun bisa memberi dampak besar bagi kesehatan mental dan fisik jika dilakukan dengan cara yang tepat,” pungkas Gaery.

Banner Loker

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button